Hoaks Pencurian Data Menggunakan QRIS

  • 09 Des 2024 08:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar di Facebook sebuah cuplikan video yang memperlihatkan seorang pria sedang menunjukan modus baru peretasan data pribadi. Peretasan data tersebut diketahui hanya menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), informasi tersebut adalah tidak benar. Setelah Tim Cek Fakta Komdigi melakukan penelusuran, Jumat (6/12/2024), maka informasi tersebut harus diluruskan.

Setelah dilakukan penelusuran, video tersebut berasal dari unggahan channel YouTube berjudul 'Orang Kaya Ditarget Oleh Mafia Judol!'. Video tersebut berisi rekaman siniar antara host Samuel Christ dengan Mr. Bert tentang QRIS bisa digunakan untuk penipuan.

Untuk menelusuri klaim tersebut, Komdigi mencoba melakukan pemindaian terhadap kode Quick Response (QR). Hasilnya, kode QR yang ditampilkan dalam video tersebut tidak dapat terbaca dengan aplikasi QRIS.

Bank BCA melalui situs resminya bca.co.id, menjelaskan bahwa kode QRIS asli hanya dapat di-scan melalui mobile banking. Sementara, kode QR yang tertera dalam video tersebut tidak dapat dipindai di aplikasi mobile banking atau aplikasi dompet digital.

Referensi:

https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-pencurian-data-dengan-menggunakan-qris

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....