Hoaks Peringatan CDC soal Peningkatan Peradangan Jantung
- 25 Nov 2024 15:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Beredar sebuah video menampilkan potongan berita di televisi dengan narasi seolah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).Yang aman memperingatkan terjadinya peningkatan peradangan jantung pada anak muda setelah menerima vaksinasi Covid-19.
Saat ditelusuri melalui Komdigi.go.id, klaim tersebut adalah keliru. Faktanya, laporan terbaru yang dirilis oleh CDC pada April 2024 justru menunjukkan tidak ada bukti.
Bahwa vaksin Covid-19 mRNA menyebabkan serangan jantung fatal atau masalah jantung mematikan lainnya pada remaja dan dewasa muda. Lebih lanjut, klarifikasi diberikan tim peneliti dari Universitas Yale, Amerika Serikat, yang dipimpin profesor di bidang imunologi Carrie Lucas.
Ia menyatakan bahwa kasus miokarditis yang muncul setelah vaksinasi tipe mRNA tersebut tidak disebabkan pertumbuhan antibodi. Apalagi terhadap virus Covid-19 yang dirangsang vaksin.
Miokarditis tersebut justru merupakan respons tubuh yang lebih umum, yang melibatkan aktivitas sel imun dan peradangan. Menambah waktu jeda atau waktu tunggu dari suntikan vaksin sebelumnya, dari empat menjadi delapan minggu, dapat mengurangi risiko efek tersebut.
Referensi:
https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-peringatan-cdc-soal-peningkatan-peradangan-jantung-pada-anak-muda-usai-vaksinasi-covid-19
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....