Fenomena Ketika Waktu Seakan Terulang Kembali, Deja Vu

  • 31 Okt 2024 20:39 WIB
  •  Sabang

KBRN, Sabang : Tentunya kita pernah mengalami seperti sudah pernah datang di suatu tempat, padahal baru pertama sekali berkunjung ke tempat itu. Banyak yang juga mengalami hal serupa, seakan sudah pernah merasakan suatu situasi dan kondisi tertentu, fenomena ini dikenal dengan Deja Vu.

Dejavu ialah istilah yang dibuat oleh seorang psikolog bernama Emile Boirac pada tahun 1876. Dalam bahasa Prancis, Deja Vu artinya “pernah merasa” atau “pernah melihat”. Dejavu merupakan perasaan bahwa apa yang di alami sekarang, pernah terjadi di masa yang lalu. Bahkan, terkadang bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Perasaan ini berlangsung sekitar 10 hingga 30 detik. Seringkali, Deja vu dikaitkan dengan hal-hal mistis, padahal fenomena tersebut dapat dijelaskan secara sains.

Melansir laman sampoernauniversity.ac.id Peneliti telah melakukan riset mereka selama bertahun-tahun untuk mengetahui alasan mengapa dejavu dapat terjadi :

Teori Memory Recall

Teori memory recall berada ditempat yang berbeda dengan suasana yang sama. Contoh sederhananya ialah ketika sedang berada di resto bintang lima dengan nuansa Korea, kita merasa tidak asing dengan desain bangunan tersebut, karena ternyata pernah berada di resto lain yang mirip dengan tempat tersebut.

Teori Split Perception

Teori ini menjelaskan bagaimana seseorang dapat melihat hal yang sama dalam waktu yang berbeda. Menurut teori ini, seseorang mengalami situasi atau peristiwa yang mirip dengan pengalaman sebelumnya, informasi tentang pengalaman masa lalu tersebut dapat mencapai ingatan jangka panjang sebelum mencapai ingatan jangka pendek. Hal ini menyebabkan seseorang merasa pernah berada dalam situasi tersebut, meskipun ingatannya sebenarnya baru saja terbentuk.

Ingatan yang Muncul Kembali

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Colorado State University Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa Deja Vu dapat terjadi sebagai tanggapan ingatan dari peristiwa yang mirip dengan yang pernah dialami oleh seseorang. Tetapi, ingatan tersebut tidak muncul dengan baik.

Sirkulasi Otak yang Terganggu

Gangguan pada sirkulasi otak biasanya juga menyebabkan seseorang mengalami Deja Vu. Otak manusia memiliki dua tempat penyimpanan memori, yaitu memori jangka pendek dan jangka panjang. Deja Vu dapat terjadi apabila otak salah merespons kejadian yang sedang berlangsung.

Secara umum Deja Vu tidak dianggap berbahaya. Fenomena ini sebenarnya sering terjadi pada remaja yang memiliki aktivitas padat yang memicu rasa stres dan dapat berpengaruh pada kerja otak manusia. Namun tidak perlu khawatir yang berlebihan, karena layaknya komputer yang pasti pernah mengalami error, hal itu juga berlaku pada manusia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....