Hoaks Siswa SD Meninggal Akibat Permen Semprot Tiongkok

  • 21 Okt 2024 07:59 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Beredar sebuah video di Facebook memperlihatkan suasana rumah sakit yang sedang merawat sejumlah anak sekolah dasar (SD). Video tersebut dilengkapi dengan narasi "banyak anak kecil meninggal dunia, permen buatan Cina adalah produk yang sangat berbahaya."

Dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), informasi tersebut adalah keliru. Setelah Tim Cek Fakta Kominfo melakukan penelusuran, Minggu (20/10/2024), terungkap video tersebut merupakan siswa SDN 39 Palembang yang keracunan.

Keracunan yang dihasilkan disebabkan permen semprot yang dibeli dari pedagang kaki lima di depan sekolah. Namun, peristiwa tersebut tidak menyebabkan para siswa meninggal dunia.

Lebih lanjut, permen semprot yang dikonsumsi tersebut sudah kedaluwarsa. Adapun tanggal yang tertera pada produk makanan yang telah habis pada 11 April 2023.

Meskipun masa produk tersebut telah habis, namun BPOM tetap memberikan izin edar. Berdasarkan ketentuan BPOM, produk tersebut masih boleh diedarkan sampai 24 bulan atau 2 tahun kemudian.

https://www.kominfo.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-banyak-anak-meninggal-karena-permen-semprot-asal-cina

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....