Anak Bermasalah, Ibu yang di Salahkan? Begini Penjelasannya
- 20 Okt 2024 09:11 WIB
- Ranai
KBRN,Natuna: Menjadi seorang ibu sekaligus working mom memang banyak tantangannya. Apalagi jika terjadi sesuatu pada anak, dan ibu menjadi pihak yang disalahkan.
Saat anak sakit, yang disalahkan ibu. Anak jatuh yang disalahkan ibu. Nilai anak di sekolah jelek yang disalahkan juga ibu. Pernahkah mengalami hal seperti ini? Mengapa ya selalu ibu yang disalahkan?
Melansir dari parentingworker, menurut dokter Lauri Umansky, Profesor di Arkansas State University dan penulis "Bad" Mothers: The Politics of Blame in The Twentieth Century, salah satu penyebab mengapa ibu sering disalahkan adalah struktur pengasuhan anak yang masih berbasis gender. Ibu masih dianggap melakukan sebagian pekerjaan yang berhubungan dengan anak.
Figur ayah, sekolah, sosial media memang memberi pengaruh juga kepada anak. Namun karena melahirkan anak masih sianggap masyarakat sebagai pekerjaan perempuan, maka para ibu lah yang secara otomatis selalu disalahkan atas hal buruk yang menimpa anak-anak.
Lantas apa yang bisa kita lakukan? Jika sulit menghentikan orang lain untuk menghakimi para ibu, kita bisa memulai dari diri sendiri. Caranya dengan tidak ikut berkomentar negatif dan menyalahkan ibu lain atas apa yang terjadi pada anak mereka. Kita bisa memberikan simpati dan berempati pada sesama ibu lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....