Pengembangan Wisata Pulau Geser Perlu Perhatikan Kelestarian Lingkungan & Budaya

  • 29 Jul 2026 15:21 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula– Pengembangan sektor pariwisata di Pulau Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), diharapkan tetap mengedepankan pelestarian lingkungan dan budaya lokal sebagai fondasi utama destinasi wisata. Pesan tersebut mengemuka dalam pertemuan Pemerintah Negeri Geser, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Geser, dan elemen pemuda di Kantor Negeri Geser, Selasa, 28 Juli 2026.

Ketua Pokdarwis Pulau Geser, Raisno Effendy Rumalutur, mengatakan pengembangan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga harus menjaga keberlanjutan lingkungan dan warisan budaya yang menjadi identitas Pulau Geser.

"Kebersihan pantai, pengelolaan sampah, perlindungan ekosistem laut, serta pelestarian budaya dan tradisi lokal harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan wisata Pulau Geser," kata Raisno.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, Pokdarwis, pemuda, dan masyarakat perlu diarahkan untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan demikian, manfaat ekonomi dari sektor wisata dapat dirasakan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam maupun nilai-nilai budaya setempat.

Raisno berharap kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai program, seperti pengelolaan sampah, pelestarian budaya dan tradisi, pengembangan UMKM, festival budaya dan kuliner, pelatihan pemandu wisata, hingga promosi digital yang memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Pulau Geser.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Negeri Geser, Suilani Kelian, menyebut Pulau Geser memiliki potensi wisata bahari, sejarah, budaya, kuliner, dan produk UMKM yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Ia menilai pengembangan potensi tersebut harus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan identitas budaya daerah.

"Kolaborasi hari ini adalah investasi untuk masa depan pariwisata Pulau Geser. Bersama membangun wisata, bersama menggerakkan ekonomi, dan bersama menjaga Pulau Geser untuk generasi yang akan datang," ujar Raisno.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....