Koramil Geser Salurkan 10 Ribu Liter Air Bersih ke Warga Kefing SBT

  • 01 Okt 2026 11:15 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula - Krisis air bersih yang melanda wilayah kepulauan di Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, mendapat perhatian dari TNI. Koramil 1502-04/Geser menyalurkan sekitar 10 ribu liter air bersih kepada warga Negeri Kefing, Rabu, 30 September 2026.

Danramil 1502-04/Geser Kapten Inf Lucky Iksan Pattimura mengatakan air bersih tersebut diambil dari sumber air tawar yang dinilai layak. Air kemudian ditampung dalam wadah dan diangkut menggunakan speedboat menuju Negeri Kefing.

"Jumlah penyaluran ke masyarakat tadi kurang lebih sekitar 10 ribu liter. Kita ambil dari sumber yang bagus, yang air tawar," ujar Iksan.

Jarak antara Geser dan Negeri Kefing sekitar 3-4 kilometer dengan perjalanan melintasi laut. Penyaluran air bersih akan kembali dilakukan pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Iksan mengatakan pihak Koramil telah menyiapkan wadah kosong untuk dibawa kembali ke Geser dan diisi ulang. Pengisian air dijadwalkan dimulai sekitar pukul 05.00 WIT agar dapat kembali disalurkan kepada warga sekitar pukul 07.30-08.00 WIT.

"Negeri Kefing kita jadikan lokasi awal karena kondisi krisis airnya cukup memprihatinkan," katanya.

Menurut Iksan, sejumlah sumber air tawar di wilayah tersebut mulai mengering. Sementara air yang masih tersedia terasa asin sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan warga sehari-hari.

"Di sana tidak ada air tawar lagi, bahkan air yang ada sudah terasa asin sekali. Kami di lapangan sangat prihatin. Kadang-kadang air mata keluar melihat mereka betul-betul berebut air," ujarnya

Iksan berharap hujan segera turun sehingga masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya Kefing dan sekitarnya, kembali memperoleh sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Dia juga meminta Pemerintah Kabupaten SBT memberikan perhatian lebih terhadap persoalan krisis air bersih di wilayah kepulauan.

Menurutnya, perlu disiapkan solusi jangka panjang, mulai dari penyediaan sumber air dari wilayah daratan hingga pemanfaatan teknologi untuk mengolah air laut menjadi air tawar.

"Ini satu fenomena yang harus bisa diatasi. Terutama untuk kepulauan, untuk masalah air ini," ucapnya.

Sementara itu, warga Negeri Kefing, Sagaf Kasongat, menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih tersebut. Menurutnya, bantuan itu menunjukkan kepedulian TNI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi krisis air.

"Dalam hitungan belum sampai satu bulan menginjakkan kaki di Seram Timur, sudah bisa menunjukkan kepekaan melihat kondisi masyarakat," kata Sagaf.

Dia berharap kepedulian tersebut terus berlanjut sebagai bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat. "Untuk itu, mewakili masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur, khususnya masyarakat Seram Timur dan anak Negeri Kefing, saya menyampaikan terima kasih," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....