PWI SBT Gandeng Tokoh Masyarakat Salurkan 5.500 Liter Air Bersih ke Warga Bula

  • 21 Sep 2026 09:55 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, bersama tokoh masyarakat Bula, Aswan Lahmadi, menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di Kota Bula. Aksi sosial tersebut dimulai sejak Jumat, 18 September 2026 dan akan berlangsung selama musim kemarau.

Hingga Minggu, 20 September 2026, sebanyak 5.500 liter air bersih telah dipasok ke sejumlah lokasi permukiman warga di Bula. Ketua PWI Kabupaten SBT, M. Yasin Kelderak, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan setelah pihaknya mendengar sekaligus melihat langsung keluhan warga terkait sulitnya mendapatkan air bersih.

"Kami mendengar dan menyaksikan langsung keluhan warga di berbagai kompleks di Kota Bula. Karena itu, PWI ikut mengambil bagian untuk membantu masyarakat yang saat ini mengalami krisis air bersih," kata Yasin dalam keterangannya, Minggu, 20 September 2026.

Menurut Yasin, bantuan air bersih sebenarnya telah disalurkan oleh sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Daerah. Namun, kebutuhan masyarakat masih belum sepenuhnya terpenuhi karena air merupakan kebutuhan dasar yang digunakan setiap hari.

"Meskipun banyak instansi, terutama Pemda, sudah lebih dulu menyalurkan bantuan air, tetap saja masih terdapat kelangkaan. Air merupakan kebutuhan penting dan cepat habis terpakai," ujarnya.

Yasin menyebut krisis air bersih di Bula kini semakin meluas dan telah menyentuh berbagai kompleks permukiman. Dia juga menilai penyaluran bantuan dari berbagai pihak masih perlu dikoordinasikan agar seluruh wilayah terdampak dapat terjangkau.

"Kondisi krisis air bersih di Bula saat ini kian meluas dan menjangkau berbagai kompleks permukiman. Beberapa kompleks bahkan tidak kebagian bantuan air," katanya.

PWI SBT berharap aksi tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, seperti untuk mandi, memasak, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.

Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong lebih banyak pihak untuk turut mengambil bagian dalam penanganan krisis air bersih yang terjadi di Bula.

"Kami berharap kegiatan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus menjadi magnet untuk mengajak pihak-pihak lain ikut membantu masyarakat dalam situasi krisis air bersih saat ini," ucap Yasin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....