Bupati SBT Sambangi Korban Kebakaran di Desa Sesar, Langsung Salurkan Bansos

  • 14 Sep 2026 11:24 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula- Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri menyambangi warga Desa Sesar yang terdampak kebakaran rumah, Minggu,13 September 2026 malam. Fachri tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIT bersama Sekretaris Daerah (Sekda) SBT dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran. Pemerintah daerah juga memastikan warga terdampak mendapat perhatian dan bantuan pascamusibah.

Dalam kunjungan itu, Fachri menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada warga yang rumahnya terdampak kebakaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga setelah musibah.

"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan mereka," kata Fachri seperti dikutip dari rilis Dinas Kominfo melalui akun Facebook resminya, Senin, 14 September 2026.

Fachri mengatakan pemerintah daerah turut prihatin atas musibah yang dialami warga yang menjadi korban kebakaran. Ia menegaskan pemerintah akan tetap hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

"Kami turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat Desa Sesar. Pemerintah daerah akan terus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan dukungan," ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Fachri bersama jajaran Pemda SBT juga melihat secara langsung kondisi warga dan lingkungan yang terdampak kebakaran. Menurutnya, peninjauan langsung diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi serta kebutuhan warga setelah kejadian tersebut.

"Kami datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan kebutuhan warga yang terdampak. Apa yang bisa dilakukan pemerintah daerah akan kami upayakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," tutur Fachri.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemda SBT dalam menangani dampak kebakaran sekaligus memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh perhatian dan bantuan yang diperlukan.

Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Sesar, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Minggu 13 September 2026 sore. Sebanyak dua rumah ludes terbakar dan satu lainnya ikut terdampak dengan kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 600 juta.

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Api dengan cepat membesar karena di lokasi terdapat BBM Pertalite, tabung gas, dan kompresor.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan SBT, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.38 WIT. Petugas tiba di lokasi pukul 16.55 WIT dan mendapati bangunan sudah ludes terbakar.

Api pertama kali diketahui Norma Kaimudin dari kamar milik Ardali (31), seorang wirausaha. Warga kemudian berupaya menyelamatkan sejumlah barang, termasuk BBM jenis Pertalite. Namun, kompresor, tabung gas, dan sisa BBM tidak sempat dievakuasi. Material tersebut disebut mempercepat rambatan api.

Dalam laporan sementara, warga korban kebakaran La Ode Ismu mengalami kerugian sekitar Rp 300 juta karena perabotan rumahnya terbakar. Dwi Candra (34), seorang sopir, mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Ijazah dan perabotan rumah tangganya ikut terbakar.

Sementara Joko Santoso (44), seorang wiraswasta, mengalami kerusakan pada bagian papan di sisi samping bangunan. Kerugiannya ditaksir sekitar Rp 100 juta.

Kerugian Ardali masih dalam pendataan. Sejumlah barang yang terbakar antara lain ijazah, perabotan rumah tangga, enam set sofa, kompresor, tabung gas, dan sisa BBM.

"Total estimasi kerugian materil sementara sekitar Rp 600.000.000, di luar kerugian korban atas nama Ardali," demikian laporan Damkar SBT.

Damkar SBT menyebut proses pemadaman terkendala mobilitas armada dan keterbatasan suplai air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....