BPBD SBT Turunkan TRC Tangani Kekeringan dan Krisis Air Bersih di Kota Bula
- 25 Jun 2026 17:21 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seram Bagian Timur (SBT) menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menangani dampak kekeringan yang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah di Kota Bula. Langkah ini dilakukan sejak Rabu, 24 Juni 2026, menyusul laporan kekurangan air di beberapa desa terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD SBT, M. Bahrum Weulartafela, mengatakan tim telah bergerak ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan pendataan sekaligus memastikan distribusi bantuan air bersih dapat berjalan tepat sasaran.
“Sejak kemarin sore tim sudah kami turunkan ke titik-titik yang melaporkan kekeringan. Kami sedang menghimpun data berapa lokasi yang terdampak agar distribusi bisa dilakukan secara terarah,” ujarnya kepada RRI.CO.ID, Kamis, 25 Juni 2026.
Ia menambahkan, selain fokus di wilayah yang sudah terdampak, BPBD juga melakukan langkah antisipatif agar kekeringan tidak meluas ke wilayah lain.
“Kami juga turun ke Bula Barat untuk memastikan tidak terjadi kondisi serupa di wilayah lain,” kata Bahrum.
Menurutnya, kekeringan di wilayah SBT merupakan fenomena tahunan yang terjadi saat musim kemarau. Karena itu, pemerintah daerah bersama OPD terkait terus mendorong peningkatan layanan air bersih melalui penguatan sistem penyediaan air minum serta dukungan infrastruktur dari Dinas PUPR.
“Harapannya ke depan persoalan kekeringan bisa lebih teratasi dengan sistem yang lebih baik,” ujarnya.
Selain kekeringan, BPBD SBT juga telah menyiapkan langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang biasanya meningkat pada musim kemarau. Seluruh personel dan unsur terkait disebut sudah dalam kondisi siaga.
“Semua personel sudah stand by. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan pihak terkait untuk antisipasi karhutla,” tambahnya.
Sebelumnya, kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan mulai berdampak di wilayah SBT. Kekeringan dilaporkan terjadi di sejumlah desa, di antaranya Desa Fattolo dan Desa Kampung Wiololo, desa Bula yang mengalami kesulitan akses air bersih.
Sebagai respons cepat, aparat kepolisian dari Polres SBT serta Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku telah lebih dulu menyalurkan bantuan air bersih sejak Selasa, 23 Juni 2026. Bantuan serupa juga kembali disalurkan oleh pemerintah daerah pada Kamis, 25 Juni 2026 di titik-titik terdampak di Kota Bula.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....