Muzaki, UPZ & Pengusaha SBT Dapat Penghargaan di Milad Baznas
- 18 Jan 2026 09:52 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) memberikan sejumlah penghargaan kepada muzaki, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), hingga pelaku usaha pada momentum Milad ke-25 Baznas. Kegiatan ini berlangsung dalam doa syukuran yang digelar di Kantor Baznas SBT, Sabtu, 17 Januari 2026 malam.
Ketua Baznas SBT, Zainuddin Kelsaba, mengatakan salah satu penghargaan diberikan kepada muzaki terbaik bernama Irwan Pelu ang dinilai memiliki kesadaran tinggi dalam menunaikan kewajiban zakat.
“Di Milad Baznas ke-25 ini kita memberikan pelayanan penghargaan kepada salah satu muzaki terbaik. Ini berkaitan dengan kesadaran muzaki itu sendiri, karena setelah kami datang dan mengajak, beliau mengerti dan bersedia menunaikan zakatnya setiap bulan dari pendapatan yang sudah memenuhi nisab,” ujar Zainuddin kepada wartawan di sela acara.
Zainuddin menjelaskan, muzaki tersebut merupakan pegawai perusahaan Migas Karles Petroleum Seram Ltd yang secara rutin membayarkan zakat profesi setiap bulan karena gajinya telah memenuhi ketentuan nisab.
“Zakat profesi itu kan dibayarkan setiap bulan setelah menerima gaji. Dari sekian banyak orang di SBT, alhamdulillah baru satu orang yang punya kesadaran penuh untuk membayar zakat profesinya secara rutin,” jelasnya.
Selain muzaki, Baznas SBT juga memberikan penghargaan kepada dua UPZ, yakni UPZ Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten SBT serta UPZ Sekretariat Daerah.
“Kenapa Capil kami berikan reward, karena sejak penerapan Perda tahun 2024, mereka paling aktif. Dari hasil pemantauan kami melalui rekening koran, UPZ Capil cukup konsisten dalam penyetoran,” ungkap Zainuddin.
Sementara untuk Sekretariat Daerah, penghargaan diberikan karena hampir seluruh pegawai, termasuk P3K dan tenaga honorer, telah menyalurkan infak melalui UPZ setempat.
“Karena partisipasinya hampir menyeluruh, maka kami putuskan reward diberikan ke Sekretariat Daerah,” katanya.
Baznas SBT juga memberikan penghargaan kepada pelaku usaha yang dinilai peduli terhadap pengelolaan kotak infak retail. Dari 20 kotak yang dititipkan di sejumlah tempat usaha, empat di antaranya dinilai paling aktif dan perhatian.
“Empat tempat usaha yang kami beri reward yakni Gibransel, Udamai, Warung Bakyan, dan Restomandiri. Kotak retail kami selalu ditempatkan di depan atau di dekat kasir, itu luar biasa,” ujarnya.
Menurut Zainuddin, masih ada tempat usaha lain yang memiliki kotak infak, namun penempatannya kurang strategis sehingga tidak masuk dalam penerima penghargaan.
Tak hanya itu, Baznas SBT juga memberikan penghargaan terkait pemanfaatan aplikasi Menara Masjid. Dari 10 UPZ masjid yang telah diterbitkan SK di Kota Bula, hanya satu masjid yang aktif menggunakan aplikasi tersebut.
“Penghargaan pemanfaatan aplikasi Menara Masjid itu berasal dari Baznas RI. Mereka memberikan sertifikat dan kami tambahkan pembinaan yang nantinya bisa digunakan untuk kegiatan BKMT,” jelas Zainuddin.
Ia berharap stimulus tersebut dapat mendorong masjid-masjid lain untuk aktif menggunakan aplikasi Menara Masjid agar laporan zakat dapat langsung terhubung secara nasional.
“Karena laporan Menara Masjid itu langsung terkoneksi ke Baznas RI, bukan ke kami. Harapan ke depan, pengelolaan dan pelaporan zakat di SBT bisa semakin tertib dan terintegrasi,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....