TNI & Warga Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Kos di SBT

  • 09 Jan 2026 12:38 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Aparat TNI bersama pemerintah kecamatan, instansi terkait, dan warga melakukan pembersihan sisa kebakaran di Jalan M.S Padede, Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Jumat (9/1/2026) pagi.

Kegiatan pembersihan dimulai sekitar pukul 08.30 WIT di lokasi kebakaran rumah kos yang sebelumnya dilalap api. Kegiatan ini dihadiri Camat Bula, Danramil 1502-06/Bula serta melibatkan personel Koramil 1502-06/Bula, personel Pos AL Bula, pegawai PLN, BPBD, pegawai Kantor Camat Bula, serta masyarakat setempat.

Danramil 1502-06/Bula Kapten Inf M. Jen Anjarang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membantu warga yang terdampak musibah kebakaran.

“Pembersihan ini bertujuan meringankan beban korban kebakaran dengan membersihkan puing-puing sisa bangunan agar area kembali layak digunakan, aman, dan sehat,” ujar Kapten Anjarang, Jumat (9/1/2026).

Selain itu, pembersihan juga dilakukan untuk menghilangkan material berbahaya seperti sisa bangunan, kabel listrik, dan puing-puing lain yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Menurut Anjarang, langkah ini penting untuk mempercepat pemulihan pascakebakaran serta mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kehadiran TNI, pemerintah kecamatan, PLN, dan instansi terkait menunjukkan kesiapsiagaan dan sinergi dalam penanganan bencana, sekaligus menjaga stabilitas dan ketertiban wilayah,” jelasnya.

PLN turut melakukan pengecekan guna memastikan keamanan jaringan listrik di sekitar lokasi kebakaran. Sementara itu, keterlibatan warga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas sosial pascabencana. Kegiatan pembersihan sisa kebakaran tersebut selesai sekitar pukul 10.00 WIT.

Sebelumnya, kebakaran melanda kompleks rumah kos di Jalan M.S Padede, Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kamis (8/1/2026) malam. Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian.

Dalam keterangannya, Kapten Inf M. Jen Anjarang menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30 WIT. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik rumah kos, Nurmin Ipaloat (63), bersama cucunya, May Pirit (15).

“Awalnya saksi mendengar suara seperti kretek-kretek saat hendak beristirahat. Setelah dicek ke luar rumah, ternyata api sudah membakar salah satu kamar kos,” kata Anjarang.

Melihat api semakin membesar, pemilik rumah kos langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sekitar pukul 23.40 WIT, tim Pemadam Kebakaran Kabupaten SBT tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 01.11 WIT.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua bangunan rumah kos hangus terbakar. Rumah kos pertama milik Nurmin Ipaloat berbahan kayu dengan empat kamar. Sementara rumah kos kedua milik Arkian merupakan bangunan dua lantai dengan total sembilan kamar, di mana lantai dua juga berbahan kayu.

“Kami berkoordinasi dengan pihak terkait serta membantu proses pemadaman bersama Damkar dan masyarakat,” tambah Anjarang.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama sebelum beristirahat malam, dengan memastikan kondisi instalasi listrik, kompor, serta menghindari pembakaran sampah di sekitar permukiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....