IKAPMI Dorong Pemkab SBT Fokus Hilirisasi Sagu
- 07 Jan 2026 12:43 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMI) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Udin Rumasilan, menegaskan pentingnya fokus pemerintah daerah pada program hilirisasi Sagu dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan Udin saat memberikan pernyataannya di Bula, Rabu (7/1/2025), menanggapi arah kebijakan Pemerintah Kabupaten SBT di bawah kepemimpinan Bupati Fachri Husni Al-Katiri.
“Saya sepakat dengan Bapak Bupati, jika berbicara soal mendorong kemandirian fiskal maka fokusnya bukan semata-mata pada PAD, tetapi bagaimana daerah merespons kebijakan besar negara terkait efisiensi,” ujar Udin.
Menurutnya, salah satu fokus utama yang perlu didorong adalah hilirisasi Sagu sebagai strategi pengembangan ekonomi daerah. Ia menilai hilirisasi Sagu dapat menjadi identitas atau branding Kabupaten Seram Bagian Timur ke depan.
Rumasilan juga menyoroti target PAD Kabupaten SBT tahun ini yang hanya sebesar Rp27 miliar. Angka tersebut dinilai masih jauh dari potensi yang dimiliki daerah, mengingat kebijakan otonomi daerah memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya alam guna meningkatkan pendapatan.
“Padahal Seram Bagian Timur memiliki sumber daya alam yang sangat besar, baik di sektor perikanan, perkebunan, maupun pariwisata,” katanya.
Rumasilan yang juga Sekretaris DPC Demokrat SBT itu menambahkan, kebijakan efisiensi nasional seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas aparatur, khususnya dalam pengelolaan dan penarikan retribusi daerah. Pelatihan aparatur dinilai penting agar potensi PAD dapat dimaksimalkan secara optimal.
Rumasilan menyampaikan bahwa Bupati SBT terus mendorong para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), terutama Dinas Pendapatan, untuk menyiapkan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan PAD.
Selain itu, Ia juga mengapresiasi penyusunan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten SBT yang disebutnya hampir mencapai tahap final. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan.
“Kami berharap di bawah nakhoda Bupati Fachri Husni Al-Katiri, ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Target PAD ke depan idealnya tidak berhenti di Rp27 miliar, tetapi bisa meningkat menjadi Rp50 miliar hingga Rp100 miliar,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....