Bank Maluku-Malut Dorong Optimalisasi PAD SBT
- 21 Nov 2025 07:47 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Kepala Kantor Cabang Bank Maluku-Malut Bula, Fatimah, memaparkan potensi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang berasal dari bank pembangunan daerah tersebut. Hal ini disampaikan Fatimah dalam rapat bersama Komisi II DPRD Seram Bagian Timur, Kamis (20/11/2025).
Dalam paparannya, Fatimah menjelaskan bahwa deviden yang dapat diberikan Bank Maluku-Malut kepada daerah mencapai Rp9 miliar. Ia menambahkan, selain deviden, terdapat peluang pendapatan lain yang dapat dimaksimalkan pemerintah daerah, khususnya melalui penempatan dana mengendap dalam bentuk deposito.
“Penempatan deposito ini seharusnya berasal dari dana-dana yang tidak terpakai. Biasanya dana di rekening kas umum daerah digunakan pada akhir tahun. Jika ada dana mengendap, sebaiknya didepositokan agar dapat menambah PAD,” ujar Fatimah.
Ia menjelaskan bahwa bunga jasa giro hanya sekitar 2 persen, sedangkan deposito dapat memberikan imbal hasil hingga 5 persen. Sehingga lebih berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Fatimah turut menjelaskan rencana penguatan jaringan layanan Bank Maluku-Malut di wilayah tersebut. Pihaknya menargetkan peluncuran agen laku pandai pada akhir 2025 atau awal 2026 sebagai salah satu upaya memperluas akses perbankan.
“Agen laku pandai ini seperti BRIlink dan dapat ditempatkan di kecamatan-kecamatan jauh dari kantor bank. Agen bisa berasal dari toko-toko maupun pegawai negeri, dengan syarat memiliki modal yang cukup,” katanya.
Selain program agen laku pandai, Bank Maluku-Malut juga menyiapkan pembukaan Kantor Cabang Pembantu baru di Kecamatan Kesui pada awal 2026. Pembukaan ini diharapkan mempermudah akses transaksi masyarakat yang selama ini harus menanggung biaya tinggi untuk layanan transfer.
“Permintaan pembukaan KCP datang langsung dari camat. Kami sudah melakukan pengusulan ke Renstra, survei lokasi juga sudah dilaksanakan, dan Alhamdulillah disetujui Direksi. Saat ini kami hanya menunggu izin OJK. Pembukaan kantor tersebut sudah masuk dalam Rencana Bisnis Bank 2026,” katanya.
Bank Maluku-Malut juga mendorong pemanfaatan kanal digital untuk meningkatkan PAD daerah melalui penerapan QRIS. Fatimah menyampaikan bahwa sosialisasi penggunaan QRIS telah dilakukan bersama tim IT kepada sejumlah dinas terkait, seperti Dinas Pendapatan, Perhubungan, dan Koperasi.
“QRIS ini dapat membantu meningkatkan PAD karena seluruh transaksi tercatat dan aman masuk ke Rekening Kas Umum Daerah,” ujarnya.
Bank Maluku-Malut menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah daerah melalui optimalisasi pengelolaan keuangan, perluasan jaringan layanan, serta pemanfaatan teknologi pembayaran digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....