Bupati SBT Temui Dirjen Perikanan Tangkap KKP

  • 18 Nov 2025 07:30 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Fachri Husni Alkatiri menemui Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Lotharia Latif di ruang kerjanya, Jakarta, Senin (17/11/2025). Pertemuan itu turut dihadiri Plt Kepala Dinas Perikanan SBT Surahman serta Sekretaris Dinas Perikanan SBT Abdul Gafur Rumagia.

Dalam kesempatan tersebut, Fachri memaparkan kondisi perikanan di wilayahnya, termasuk tantangan yang dihadapi para nelayan. Ia menyebut potensi perikanan tangkap di SBT sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Para nelayan kami masih menggunakan alat tangkap sederhana dengan sistem one day fishing. Beberapa sarana seperti pelabuhan perikanan dan cold storage juga tidak berfungsi karena rusak,” ujar Fachri.

Fachri berharap pemerintah pusat melalui KKP dapat memberikan dukungan, baik berupa alat tangkap modern maupun revitalisasi infrastruktur perikanan yang telah ada. Menurutnya, dengan dukungan tersebut, pemanfaatan potensi perikanan di SBT dapat meningkat signifikan.

Politisi PKS itu juga mengungkapkan bahwa Pemkab SBT telah mengajukan enam Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ke KKP. Ia berharap pengajuan tersebut mendapat perhatian khusus mengingat posisi strategis SBT yang beririsan dengan WPP 714 dan 715, serta berhadapan langsung dengan WPP 178.

Sementara itu, Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif mengatakan saat ini kementerian tengah fokus menjalankan program besar Presiden Prabowo Subianto, yakni pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Kendala yang kami lihat dari program ini adalah ketersediaan lahan,” kata Lotharia.

Ia menyebut pada 2026 mendatang, pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 KNMP, dengan 250 di antaranya sudah teranggarkan. Menurutnya, hampir seluruh kabupaten/kota di Maluku telah mengusulkan KNMP.

“Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana program ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan agar lebih sejahtera,” tuturnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi lebih kuat antara Pemkab SBT dan KKP dalam mengembangkan sektor perikanan di daerah berjuluk Ita Wotu Nusa itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....