Tradisi Tadarus Al-Qur’an di Bula SBT
- 21 Mar 2025 22:50 WIB
- Bula
KBRN, Bula : Sejak hari pertama Ramadan, ayat ayat suci Alqur’an tak pernah sepi mengalun dari langit Kota Bula Kabupaten Seram Bagian Timur. Firman-firman Allah itu terus dilantunkan oleh umat muslim melalui pengeras suara (toa masjid) ke seluruh penjuru semesta.
Inilah tradisi Ramadan yang disebut Tadarus Alqur’an, yakni kegiatan membaca Alqur’an secara bersama-sama untuk memperdalam pemahaman dan menghayati makna ayat-ayatnya. Kegiatan ini berlaku di masjid, musholla, atau rumah-rumah penduduk.
Seperti di Masjid Darussalam Kampung Wailola Bula, tadarus Alqur’an dilakukan setiap malam oleh anak-anak sekolah. Mereka dengan senang hati datang untuk tadarus bersama, selama bulan suci Ramadan.
Menurut Kepala Desa Kampung Wailola Amin Rumbara, tradisi tadarus sudah ada sejak zaman dulu dan wariskan dari generasi ke generasi karena dianjurkan dari Rasulullah SAW.
“Ini ajaran Rasulullah SAW yang kita laksanakan. Bahkan hal ini sudah menjadi sebuah tradisi dan budaya yang baik untuk mendekatkan Alqur’an dengan anak-anak kita, bahkan ada rasa bangga yang mana anak-anak ini yang tadinya belajar membaca Alqur’an di TPA, bisa aktualisasikan di masjid saat tadarus bersama,” ungkap Rumbara.
Tadarus Alqur’an di bulan Ramadan juga merupakan proses pembersihan jiwa dari dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan. Apalagi, membaca Alqur’an diimani dapat membersihkan jiwa dan mempersiapkan diri menerima hidayah Allah Azza wa Jalla,
Hal ini pulal lah yang menjadi penyemangat umat muslim berbondong –bondong membaca alquraan dibulan Ramadan.
/y34uvhdfna0idgi.jpeg)
Masjid Darusalam Kampung Wailola sendiri, sudah satu kali menghatamkan Alqur'an di 10 hari pertama Ramadan, Eni dan Naila, peserta tadarus, mengungkapkan rasa senang bisa mengikuti tadarus di Masjid Darusalam.
“kami sangat senang bisa datang disini dengan teman-teman yang lain untuk melaksanakan tadarus bersama," kompak Naila dan Eni kepada RRI.
Sebagai daerah mayoritas Muslim, tradisi dan budaya Islam, terutama di bulan suci Ramadan memang sangat kental, mulai dari festival Ramadan, pasantren kilat, ngabuburit, taraweh keliling, tadarus dan dendang sahur.
Tradisi Tadarus Alqur’an di bulan Ramadan juga merupakan proses penghayatan makna ayat-ayar suci Alqur’an. Membaca Alqur’an, dapat memahami makna dan hikmah dibalik ayat-ayat tersebur, disamping pahala bagi orang yang membacanya, seperti diungkapkan pimpinan Pondok Pasantren Ashabul Kahfi SBT Ustad Alfian Pellu.
“Rasulullah SAW pernah bersabda barang siapa yang membaca Alqur’an satu huruf saja maka dia mendapat 10 (sepuluh) pahala itu kalau dibulan- bulan lain, namun jika di bulan puasa, maka berkali-kali lipat pahalanya” kata ustad Pellu yang juga Ketua MUI SBT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....