Dukung Jepang di Pildun 2026, Bupati SBT Tinggalkan Argentina demi Kuda Hitam Asia

  • 09 Jun 2026 18:21 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula – Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Fachri Husni Alkatiri mengungkapkan pilihan tim favoritnya pada ajang Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Mexico dan Kanada. Berbeda dengan kebiasaan masa kecilnya yang selalu mendukung Tim Nasional (Timnas) Argentina, kali ini Fachri memilih memberikan dukungan kepada Timnas Jepang.

Pernyataan tersebut disampaikan Fachri di sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) E-Katalog bagi pengguna dan penyedia barang dan jasa pemerintah yang berlangsung di Pendopo Bupati SBT, Selasa, 9 Juni 2026.

Menurut Fachri, pilihannya meninggalkan Argentina tidak terlepas dari keinginannya mendukung tim yang berstatus kuda hitam dan mewakili Asia di panggung sepak bola dunia.

"Kalau dulu, tentu Argentina. Zaman kita masih kecil, itu zamannya Maradona. Saat itu Maradona sedang top-topnya, jadi hampir semua orang mendukung Argentina," kata Fachri.

Namun, untuk Piala Dunia 2026, Ia mengaku ingin mengambil pilihan berbeda. "Sekarang saya memilih tidak mendukung Argentina karena terlalu banyak yang mendukung mereka. Saya pilih mendukung kuda hitam, yang mungkin tidak terlalu diunggulkan, tetapi mewakili kita sesama di Benua Asia, yaitu Jepang," ujarnya.

Fachri mengakui pilihannya bukan karena faktor historis maupun pengalaman khusus terhadap sepak bola Jepang. Bahkan, Ia berkelakar belum banyak menyaksikan permainan tim tersebut.

"Saya dukung Jepang. Mereka tanya, ada romantisme masa lalu atau hal menarik dari Jepang? Saya bilang, saya bahkan belum pernah lihat Jepang main," katanya disambut tawa peserta kegiatan.

Meski demikian, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan dukungannya didasari semangat perubahan. Serta harapan munculnya kekuatan baru dalam sepak bola dunia.

"Semangat saya adalah semangat perubahan. Kalau yang juara itu-itu lagi, rasanya tidak ada yang berubah di dunia ini. Kalau bisa ada yang baru," ujar Fachri.

Kendati mendukung Jepang, Fachri tidak memasang target muluk. Ia menilai pencapaian menembus babak delapan besar sudah menjadi prestasi yang membanggakan bagi wakil Asia tersebut.

"Saya tidak target Jepang juara. Kalau mereka bisa masuk delapan besar, saya rasa itu sudah berhasil," katanya.

Dengan nada bercanda, Fachri juga menyiapkan opsi cadangan apabila Jepang gagal melangkah lebih jauh. Ia menambahkan, alasan lain memilih Jepang adalah karena tidak banyak orang di lingkungannya yang mendukung tim tersebut.

"Nanti kalau di delapan besar mereka kalah, baru kita ganti ke Argentina," ucapnya sambil tersenyum.

"Saya pilih Jepang karena saya tahu tidak banyak orang yang mendukung Jepang. Jadi tidak ada yang pakai kostum dari saya," katanya disambut gelak tawa hadirin.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....