Baru Dua Parpol Yang Resmi Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati SBT

  • 19 Apr 2024 06:40 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Tahapan Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) segera dimulai. Setiap Partai Politik (Parpol) pun mulai sibuk menyiapkan jagoan masing-masing untuk direkomendasi maju sebagai calon bupati dan wakil bupati.

Sedikitnya baru dua Parpol yang secara resmi mulai membuka penjaringan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut. Antara lain PDI-P dan Partai Demokrat. Sampai dengan Kamis sore kemarin terhitung sudah empat Bakal Calon (Balon) mengambil formulir pendaftaran.

Mereka antara lain Wakil Bupati Idris Rumalutur (IR), Anggota DPRD Maluku Javed Jemmy Pattiselano (JP), Ketua DPRD SBT Agil Rumakat (AR) dan Abdul Malik Kastella (AMK). IR mengambil formulir pada hari pertama, sedangkan JP, AMK dan AR mengambil formulir pada hari kedua.

"Dengan demikian yang sudah ambil formulir pendaftaran berjumlah empat orang, antara lain Wakil Bupati Idris Rumalutur, Anggota DPRD Maluku Javed Jemmy Pattiselano, Malik Kastella dan Agil Rumakat," Ujar Hariyanto Kelibay, Ketua tim penjaringan DPC PDIP SBT kepada wartawan di Bula Kamis sore (28/4/2024).

Baik IR, JP, AMK maupun AR, mereka tidak datang langsung untuk mengambil formulir pendaftaran, melainkan diwakili oleh tim ataupun utusan. IR diwakili tim terdiri dari tiga orang, masing-masing Irsad Rumagia, Muhamad Kelian dan Ikbal Rumarugun.

Sedangkan JP diwakili putrinya bernama Sindy Pattiselano, AMK diwakili mantan Kepala BKPSDM SBT Asri Keliora dan AR diwakili fungsionaris DPD Golkar SBT Husen Kelilauw bersama sejumlah loyalis Jenderal Barakat.

Utusan IR tiba di Sekretariat Partai Demokrat sekira pukul 12:00 WIT dan bertemu langsung Tim penjaringan. Setelah mengambil formulir pendaftaran dan menyempatkan diri foto bersama, mereka lalu bergerak menuju sekretariat PDI Perjuangan.

Tiba di sekretariat DCP PDI-P pada pukul 12 lewat 30 menit WIT, mereka diterima langsung Ketua DPC Arobi Kelian dan tim penjaringan. Pada hari berikutnya, JP, AMK dan AR mengirim utusan ke sekretariat DCP PDI-P dan Partai Demokrat untuk hal yang sama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....