Pemkab SBT Gelar Salat Istisqa Menyusul Bencana Kekeringan

  • 19 Sep 2026 10:26 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula— Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa di Lapangan Pancasila, Desa Bula, Kecamatan Bula, Sabtu, 19 September 2026. Salat digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau dan kekeringan yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIT. Salat Istisqa dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan diikuti jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN, serta warga. Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Salat Istisqa. Sementara itu, imam salat dipimpin Ustad Husen Wattimena.

Turut hadir Wakil Bupati SBT Miftha T.R. Wattimena, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT. Dalam khotbahnya, Bupati Fachri Husni Alkatiri mengajak masyarakat menjadikan kondisi kemarau dan kekeringan sebagai momentum untuk memperbanyak istighfar, bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Selain memohon turunnya hujan, masyarakat juga diajak meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal kebaikan, termasuk bersedekah, membantu sesama dan memperkuat kepedulian sosial.

“Dalam menghadapi kesulitan, kita harus tetap bersabar, memperbanyak doa dan terus berikhtiar. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT,” pesan Fachri dalam khotbahnya.

Fachri juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan sumber air. Masyarakat diingatkan untuk menjaga hutan, mata air serta lingkungan agar tidak terjadi kerusakan alam yang dapat memperparah kondisi kekeringan.

Di tengah kondisi sulit mendapatkan air bersih, pemerintah dan masyarakat juga diajak bersatu untuk membantu warga yang terdampak kekeringan. Kebersamaan dinilai penting agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.

Pelaksanaan Salat Istisqa ditutup dengan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur. Doa juga dipanjatkan agar masyarakat SBT diberikan kesehatan, keselamatan, kesejahteraan serta dijauhkan dari berbagai bencana.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi kemarau dan kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....