Dampak Kekeringan, Warga Kefing SBT Seberangi Laut 7 Km Ambil Air Bersih

  • 21 Agt 2026 16:28 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula — Warga Desa Keffing, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, harus berjuang mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi itu memaksa warga mencari sumber air hingga ke desa tetangga. Salah satunya ke Desa Air Nanang yang berjarak sekitar 7 kilometer dari Desa Keffing.

Bukan melalui jalur darat, warga harus menyeberangi laut menggunakan speedboat untuk mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya, waktu, dan tenaga tambahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Jarak tempuh antara kedua desa mencapai 7 kilometer dan harus ditempuh menggunakan speedboat. Kondisi ini membuat warga harus mengeluarkan tenaga dan biaya ekstra demi memenuhi kebutuhan dasar air bersih," kata warga Desa Keffing, Hasan Tiak, Jumat, 21 Agustus 2026.

Hasan mengatakan aktivitas mengambil air bersih tersebut bukan hanya dilakukan sesekali. Warga bahkan harus bolak-balik melalui jalur laut hampir setiap hari dengan membawa jeriken, drum, hingga galon.

"Perjuangan ini bukan sekali dua kali. Setiap hari warga harus bolak-balik laut, bawa jeriken, drum, dan galon. Biaya BBM, waktu, dan tenaga terkuras hanya demi air bersih," ujarnya.

Menurut Hasan, krisis air bersih turut mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Warga harus mengalokasikan waktu dan biaya tambahan hanya untuk memperoleh kebutuhan dasar.

Karena itu, warga Desa Keffing berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan menangani persoalan tersebut.

Warga juga mengusulkan solusi jangka panjang, seperti pembangunan sumur bor, penyediaan tempat penampungan air, hingga pembangunan jaringan air bersih yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Pemerintah diharapkan segera turun tangan memberikan solusi jangka panjang seperti penyediaan sumur bor, penampungan air atau jaringan air bersih," harap Hasan.

Krisis air bersih tidak hanya dirasakan warga Desa Keffing. Sejumlah wilayah lain di Kabupaten SBT juga dilaporkan mengalami kondisi serupa.

Wilayah pedalaman Bati, Kecamatan Kiandarat, Desa Lahema di Kecamatan Kesui, serta beberapa desa di Kecamatan Bula turut terdampak kekurangan air bersih.

Kondisi tersebut terjadi di tengah kemarau berkepanjangan yang berdampak terhadap ketersediaan sumber air masyarakat.

Untuk wilayah Bula, Pemerintah Kabupaten SBT melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran bersama aparat kepolisian serta pemerintah desa setempat rutin menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak.

Bantuan juga datang dari anggota Komisi VIII DPR RI Alimudin Kolatlena bersama sejumlah organisasi kepemudaan. Distribusi bantuan air bersih tersebut bahkan menjangkau wilayah pedalaman Bati yang turut mengalami krisis air.

.

Warga berharap penyaluran bantuan dapat terus dilakukan selama kondisi kekeringan berlangsung. Di sisi lain, solusi permanen dinilai diperlukan agar masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air maupun harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....