Dalam Keberlanjutan Pembangunan, ñADAT Tak Boleh Diabaikan
- 30 Agt 2024 04:57 WIB
- Bula
KBRN, Bula : Menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat dan budaya yang luhur, bagi masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, adalah merupakan tanggung jawab setiap generasi.
Betapa tidak, adat istiadat yang ditinggalkan para leluhur di negeri raja-raja ini sungguh mengandung kaya akan nilai-nilai kebaikan, spritual, sekaligus sebagai perekat sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam keterangan pers usai mendaftar di KPUD setempat, Kamis (29/8/2024), bakal calon bupati Agil Rumakat menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai adat istiadat dimaksud. Dalam mengusung kemajuan pembangunan di daerah ini, Rumakat lagi-lagi berpesan agar adat istiadat jangan sampai diabaikan.
"Kita semua bercita-cita ingin mengubah negeri kita tercinta ini menjadi lebih baik. Kita semua bersepakat untuk harus lekas bangkit membangun negeri kita ini maju sejahtera sejajar dengan daerah lain, tetapi satu hal yang patut diingat, jangan sekali-kali kita mengabaikan nilai-nilai adat istiadat," ujarnya.
Dikatakan, adat istiadat merupakan identitas dan jati diri setiap generasi d kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa ini. Olehnya setiap orang mesti merasa bangga, disamping bertanggung jawab ikut menjaga, melestarikan dan mewariskannya kepada generasi akan datang.
Dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November 2024 di SBT, Agil Rumakat menggandeng Enver Abdullah Rumarey Wattimena sebagai bakal calon wakil bupati. Pasangan dengan jargon ADAT tersebut didukung Partai Golkar dan Partai Gelora.
Pasangan ini merupakan elaborasi dari dua komunitas terbesar masyarakat yang mendiami wilayah Seram Bagian Timur sejak berabad abad lamanya.
Mereka secara turun temurun bermukim dan beranak pinak menyebar mulai dari Bula Barat seperti Hote, Banggoi dan sekitarnya, Bula, Teluk Waru hingga semenanjung pesisir Seram Timur (Esiriun), Kepulauan Teor, Kesuy Watubela, Pulau Panjang dan Kepulauan Gorom (Goranriun).
Enver Abdullah Rumarey Wattimena, akrab disapa Jou Dullah (Raja Kataloka) merupakan salah satu dari tokoh yang menjadi simbol kewibawaan masyarakat adat negeri berpenghasilan cengkeh, pala, gas dan minyak bumi, ikan serta aneka kekayaan alam lainnya ini.
Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah tersebut bakal menjadi katalis bagi pasangan ini kelak jika terpilih, dalam menggenjot percepatan pembangunan, menurunkan angka kemiskinan sekaligus memperbaiki taraf kemakmuran rakyat.
Untuk diketahui pada Pilkada 2024 di Kabupaten SBT diikuti ini lima pasangan calon, antara lain Agil Rumakat-Enver Abdullah Rumarey Wattimena (ADAT), Rohani Vanath-Madja Rumatiga (INAAMA), Abdul Malik Kastella-Arobi Kelian (AMAN), Idris Rumalutur-Hasan Musaad (IKHLAS ) dan Fachri Husni Alkatiri- Muhamad Miftah Toha Rumarey Wattimena (FAVORIT).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....