Sembilan Bacalkada SBT Ikut Penjaringan di PPP
- 27 Mei 2024 17:38 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Sebanyak sembilan bakal calon kepala daerah (bacalkada) kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terdiri dari tujuh bakal calon bupati dan dua bakal calon wakil bupati mendaftar ikut penjaringan di DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Mereka adalah Agil Rumakat, Abdul Malik Kastela Rohani Vanath, Fachri Husni Alkatiri, Idris Rumalutur, Mahyudin Rumata, Teddy Sibualamo yang mendaftar mengikuti penjaringan sebagai bakal calon Bupati.
Kemudian Kisman Kelian dan Abdullah Enver Rumarey Wattimena mendaftar sebagai mengikuti penjaringan sebagai bakal calon Bupati.
"Delapan orang bakal calon Bupati yang mengambil formulir, tapi hanya tujuh yang melakukan pengembalian. Satu yang tidak. Itu ibu Sitti Umuriyah Suruwaky. Sementara bakal con wakil bupati yang mengambil formulir dan melakukan pengembalian di PPP itu hanya dua orang, Kisman Kilian dan Abdullah Enver Rumarey Wattimena," ungkap Wakil ketua DPC PPP SBT Idrus Wakano.
Anggota DPRD SBT terpilih pada Pemilu 2024 ini mengatakan hal itu usai DPC PPP SBT menutup secera resmi pendaftaran penjaringan bakal calon Bupati dan wakil Bupati SBT Pilkada SBT 2024, Minggu (26/5/2024).
Menurutnya, sembilan nama bacalkada ini selanjutnya dikirim ke DPW PPP provinsi Maluku untuk mengikuti proses penjaringan di tingkat DPW sesuai dengan Pedoman Organisasi.
"Jadi kewenangan DPC dan tim penjaringan hanya pada level melakukan pendaftaran, setelah itu dikirim ke DPW. Nanti DPW akan mengeluarkan rekomendasi dari semua nama ini dikerucurkan menjadi tiga nama untuk dikirim ke DPP," ungkapnya.
Wakano mengaku pihaknya membuka peluang bagi semua bacalkada tersebut untuk berproses mendapatkan rekomendasi PPP sebagai tiket maju bertarung di Pilkada SBT 2024.
Meski demikian, Ia berharap DPW dan DPP PPP dapat Arif dalam menentukan figur calon yang direkomendasikan di Pilkada nanti. Khusus yang memiliki komitmen terhadap kepentingan partai dan kemasalahatan masyarakat SBT lima tahun kedepan.
"Kita berharap DPW dan DPP bisa arif memberikan rekomendasi, bijaksana melihat calon bupati yang ada, pertama untuk kepentingan PPP dan yang terpenting adalah untuk kemaslahatan umat lima tahun kedepan," ucapnya.
Lebih lanjut Wakano berharap DPW maupun DPP mempertimbangkan masuk dari bawah dalam menentukan figur calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang mendapatkan rekomendasi PPP.
Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon itu sangat berharap agar dalam pengambilan keputusan, DPW dan DPP PPP juga meminta pertimbangan dari DPC PPP SBT.
"Kami berharap DPP dan DPW juga bisa meminta pertimbangan DPC dalam proses pengambilan keputusan nanti," harapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....