RSUD Bula Raih Penghargaan BPJS Kesehatan, Komit Terus Perkuat Layanan Kesehatan
- 09 Jul 2026 18:17 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku. Upaya tersebut berbuah penghargaan dari BPJS Kesehatan sebagai fasilitas kesehatan perwakilan terbaik tingkat Provinsi Maluku.
Direktur RSUD Bula, dr. Deny Suryana, mengatakan penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah indikator penilaian, mulai dari inovasi pelayanan, kepatuhan terhadap penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), hingga tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan kesehatan.
"Alhamdulillah, RSUD Bula berhasil meraih penghargaan sebagai fasilitas kesehatan perwakilan terbaik tingkat Provinsi Maluku dari BPJS Kesehatan. Penilaiannya meliputi inovasi pelayanan, kepatuhan terhadap program JKN, serta tingkat kepuasan masyarakat," kata Deny saat peluncuran Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kantor Bupati Seram Bagian Timur, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut Deny, capaian tersebut merupakan hasil komitmen Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur di bawah kepemimpinan Bupati Fachri Husni Alkatiri dan Wakil Bupati M. Miftah Thoha R. Wattimena dalam memperkuat layanan kesehatan daerah.
RSUD Bula saat ini kata dia, juga terus memperkuat layanan medis melalui penambahan tenaga dokter spesialis. Selama masa kepemimpinan saat ini, rumah sakit tersebut telah menghadirkan lima dokter spesialis baru, yakni spesialis penyakit dalam, patologi anatomi, saraf, serta dokter spesialis anak dan dokter spesialis mata yang mulai bertugas pada bulan ini.
Deny mengatakan, penguatan layanan spesialis masih akan terus dilakukan. Pada bulan depan, RSUD Bula dijadwalkan memiliki dokter spesialis anestesi tetap, sementara pada November 2026 akan kembali menambah dokter spesialis lainnya.
Di sisi lain, dua dokter umum asal RSUD Bula juga tengah menempuh pendidikan dokter spesialis di Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia di rumah sakit tersebut.
"Kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tidak hanya dokter, tetapi tenaga kesehatan lainnya juga terus didorong melanjutkan pendidikan sesuai kebutuhan pelayanan rumah sakit," ujarnya.
Dalam pengembangan layanan kesehatan, RSUD Bula juga menargetkan mulai mengoperasikan layanan mamografi pada tahun ini guna mendukung deteksi dini kanker payudara.
Sementara itu, pada 2027 rumah sakit tersebut menargetkan menghadirkan layanan kateterisasi jantung (cathlab). Saat ini, proses pengadaan peralatan dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Kesehatan, terus dilakukan.
Selain itu, RSUD Bula juga mempersiapkan layanan hemodialisis atau cuci darah untuk memenuhi kebutuhan pasien gagal ginjal di Kabupaten Seram Bagian Timur.
"Untuk layanan hemodialisis, seluruh persiapan alat dan ruangan pada dasarnya sudah siap. Saat ini kami tinggal memenuhi persyaratan tenaga dokter konsultan sesuai arahan pemerintah. Insyaallah pada 2027 layanan cuci darah sudah dapat beroperasi di RSUD Bula," kata Deny.
Ia berharap pengembangan berbagai layanan tersebut dapat mengurangi ketergantungan masyarakat Seram Bagian Timur untuk berobat ke luar daerah sekaligus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....