Dua Balita Gizi Buruk kembali Dirawat di RSUD Bula, Direktur: Kondisi Sudah Membaik
- 17 Apr 2026 16:09 WIB
- Bula
RRI. CO. ID, Bula - Dua balita penderita gizi buruk tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku. Keduanya diketahui berasal dari kecamatan berbeda dan masuk rumah sakit dengan keluhan awal yang tidak langsung mengarah pada kondisi gizi buruk.
Direktur RSUD Bula, dr. Deny Suryana, menjelaskan bahwa kedua pasien tersebut datang pada waktu yang berbeda. Pasien pertama, Nadia Voth (3 tahun 7 bulan) asal Desa Lahema, Kecamatan Kesui Watubela, telah menjalani perawatan selama dua hari.
Sementara pasien kedua, Nazrul Henlau (1 tahun 9 bulan) asal Desa Salas, Kecamatan Bula, baru diterima sehari sebelumnya.
“Jadi pasien ini datangnya berbeda hari. Nadia sudah dua hari dirawat, sedangkan Nazrul baru kemarin masuk,” ujar dr. Deny kepada wartawan, Jumat, 17 April 2026.
Menurutnya, kedua kasus tersebut terungkap saat pasien datang berobat dengan keluhan umum. Nadia awalnya dibawa ke rumah sakit karena mengalami batuk dan pilek. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tim medis menemukan indikasi gizi buruk.
“Awalnya Nadia berobat karena batuk pilek, tapi setelah kami periksa lebih lanjut, ternyata mengarah ke gizi buruk, sehingga langsung kami lakukan perawatan,” jelasnya.
Hal serupa juga terjadi pada Nazrul. Balita tersebut datang dengan keluhan diare, namun setelah pemeriksaan, diketahui berat badannya berada di bawah standar.
“Pasien kedua datang dengan diare, tetapi setelah ditelusuri, berat badannya kurang, sehingga kami juga lakukan penanganan untuk gizi buruk,” tambahnya.
Pihak RSUD Bula telah melaporkan temuan ini kepada Dinas Kesehatan dan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Terkait kondisi terkini, dr. Deny menyebut bahwa keluhan utama kedua pasien sudah mulai membaik. Saat ini, fokus perawatan diarahkan pada pemulihan status gizi agar keduanya dapat mencapai kondisi gizi yang baik dan cukup.
“Keluhan utama sudah membaik. Sekarang kami fokus menangani gizi buruknya, supaya bisa mencapai target gizi baik,” katanya.
Saat masuk rumah sakit, Nadia tercatat memiliki berat badan hanya 8 kilogram di usia 3 tahun 7 bulan. Sementara Nazrul dengan usia 1 tahun 9 bulan memiliki berat badan 6 kilogram.
“Memang ada kekurangan berat badan yang cukup signifikan. Saat ini tim dokter juga masih mengkaji penyebabnya, apakah ada penyakit penyerta atau murni karena gizi buruk,” pungkas dr. Deny
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....