Kapolres SBT Jenguk Kelvin Bocah Pendirita Gizi Buruk
- 21 Agt 2025 16:01 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Kepala Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Timur (SBT), Maluku AKBP Alhajat mengunjungi Kelvin Sumatan (4) balita penderita gizi buruk yang tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, Kamis (21/8/2025).
Kunjungan ini dilakukan Alhajat setelah mengetahui informasi tentang adanya anak penderita gizi buruk yang dirawat di RSUD Bula.
"Mendengar Info terkait anak penderita gizi buruk, kami inisiatif jenguk kesini (RSUD), semoga lekas membaik kondisinya," ujar Alhajat dalam keterangannya.
| Baca juga: Satu Lagi Bocah Gizi Buruk di RSUD Bula |
Dalam kesempatan itu, Alhajat menyerahkan bantuan Sembako serta biaya pengobatan kepada keluarga Kelvin. Serta bantuan donor darah sebanyak 3 kantong yang didonorkan oleh personel Polres setempat.

"Sekitar pukul 13.56 WIT, Kapolres SBT AKBP Alhajat didampingi Kabag log Kompol Johan Werluka menjenguk gizi buruk di RSUD. Kedatangan Kapolres didambut Direktur RSUD Bula dr. Denny Idrayana, "ujar Kasubsi Penmas Polres SBT Bripka Suwardin Sobo.
Sementara itu, Jakaria Sumatan ayah Kelvin menyampaikan kerima kasih kepada Kapolres Alhajat yang telah datang menjenguk dan memberikan sedikit bantuan untuk biaya pengobatan anaknya.
| Baca juga: Kakak Beradik di SBT Mengidap Gizi Buruk |
"Mudah-mudahan bantuan beliau, bisa mendapatkan amal yang lebih besar dari Allah SWT, "ujarnya.
Kelvin Sumatan sendiri merupakan anak dari pasangan suami-istri Jakaria Sumatan dan Basaria Sumatan asal desa Dawang, kecamatan Teluk Waru, kabupaten Seram Bagian Timur.
Informasi yang diperoleh, bocah yang belum genap berusia 10 tahun ini diketahui empat tahun menderita gizi buruk. Kelvin memiliki berat badan di bawah 10 kilogram dan tubuhnya kurus kering dan kulit pucat.
Bobot tubuhnya tidak normal, tidak sebanding dengan anak seusianya. Selain gizi buruk, Kelvin juga diketahui diserang penyakit kusta yang membuat jari-jari kakinya nyaris putus.
Latar belakang kehidupan orangtuanya yang miskin tidak mampu memberikan Kelvin asupan nutrisi menyebabkan Kelvin terpapar gizi buruk sejak tahun 2021.
Selama empat tahun tersebut, Kelvin diketahui tidak mendapatkan pengobatan yang layak dan hanya dipantau kondisi kesehatannya oleh Puskesmas Teluk Waru. Pihak Puskesmas telah memberikan obat kepada Kelvin untuk dikonsumsi pada awal tahun 2025, tapi kondisinya tak kunjung membaik.
Beberapa bulan kemudian atau tepatnya Rabu (20/8/2025), Kelvin baru dirujuk ke RSUD Bula untuk menjalani perawatan. Saat tiba di RSUD Bula, Kelvin terlihat lemas, tubuhnya menggigil dan mengerang menahan rasa sakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....