Hadiri Wisuda STKIP IWN, Wamendiktisaintek Fauzan: Peran PTS Sangat Krusial
- 29 Apr 2026 12:48 WIB
- Bula
RRI.CO.ID,Bula – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ita Wotu Nusa (IWN) kembali menggelar wisuda bagi 53 lulusan di Gedung Serbaguna Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Rabu, 29 April 2026. Prosesi wisuda tersebut dihadiri langsung Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.
Dalam sambutannya, Fauzan mengapresiasi peran STKIP Ita Wotu Nusa sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) yang turut memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya di daerah. Ia menyebut, keberadaan kampus seperti STKIP Ita Wotu Nusa sangat penting dalam mendukung target pemerintah meningkatkan angka partisipasi kuliah yang ditargetkan mencapai 38,04 persen pada 2029.
“Ketika bicara angka partisipasi kuliah, tentu tidak bisa lepas dari peran perguruan tinggi swasta seperti STKIP Ita Wotu Nusa. Kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola dan yayasan,” ujarnya.
Fauzan menilai, kehadiran kampus tersebut memberikan kontribusi signifikan, terutama bagi daerah dengan keterbatasan akses pendidikan. Ia juga mendorong peningkatan kualitas dosen melalui berbagai program, termasuk beasiswa dan pengembangan sumber daya manusia.
Selain itu, Fauzan turut menyoroti peran besar orang tua dalam keberhasilan para lulusan. Menurutnya, dukungan moral dan finansial dari orang tua menjadi faktor penting dalam perjalanan pendidikan mahasiswa.
“Keberhasilan saudara hari ini tidak lepas dari kontribusi orang tua. Bahkan hampir 80 persen adalah keberhasilan mereka,” katanya.
Kepada para wisudawan, Fauzan berpesan agar terus beradaptasi dan bertransformasi dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks.
“Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal memasuki ‘kampus kehidupan’ yang menuntut keteguhan dan kemampuan bertransformasi. Hanya mereka yang tidak mau berubah yang akan tertinggal,” tegasnya.
Wamendiktisaintek juga mengingatkan lulusan agar tidak terjebak pada keterbatasan geografis, melainkan mampu menggali potensi diri dan berkontribusi bagi masyarakat.
Sementara itu, Plt Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Stevy Moniharapon, ST., M.M., menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Nafiri Ukar Sengan sebagai penyelenggara STKIP Ita Wotu Nusa.
Ia menilai kehadiran perguruan tinggi swasta sangat membantu pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan hingga ke daerah terpencil.
“Perguruan tinggi negeri tidak bisa menjangkau seluruh wilayah, sehingga peran PTS sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi kampus yang dinilai berhasil mencetak lulusan siap kerja, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan.
Namun demikian, Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak mudah, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi yang berpotensi menggantikan tenaga manusia.
“Guru saat ini dituntut menguasai teknologi pembelajaran. Ini bukan lagi tambahan, tetapi kebutuhan inti,” katanya.
Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia industri dan dunia usaha, termasuk melalui penyusunan kurikulum yang relevan, program magang, hingga pelibatan praktisi dalam proses pembelajaran.
“Perguruan tinggi harus menjadi pusat inovasi sekaligus tempat tumbuhnya karakter dan integritas,” ujarnya.
Di akhir sambutan, LLDIKTI Wilayah XII menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan tinggi swasta, termasuk dalam aspek akreditasi, tata kelola, serta relevansi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....