Guru di SBT Palang Sekolah, Protes Data EMIS 10 Tahun
- 03 Nov 2025 06:24 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Aksi pemalangan terjadi di MTs Nahdlatul Ulama (NU) Kamar, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada Minggu (2/11/2025). Aksi itu dilakukan oleh seorang guru biologi Suliin Kerderak yang memprotes ketidakselarasan data EMIS (Education Management Information System) miliknya, meski telah mengabdi selama 10 tahun di madrasah tersebut.
Suliin yang tercatat sebagai guru angkatan pendiri sejak 23 Juli 2015, menyatakan dirinya dirugikan karena data kepegawaian dan kualifikasi akademiknya di sistem EMIS tidak tercatat secara linear. Ia menuding hal ini terjadi akibat kelalaian pihak operator dan kepala madrasah.
“Perlu saya sampaikan kepada Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur untuk menyoroti palang yang ada di MTs Nahdlatul Ulama Kamar. Saya sudah mengabdi sejak 2015, tapi data saya semester ini tidak linear karena kelalaian operator dan kepala sekolah,” ujar Suliin melaui rekaman video yng diterima RRI, Senin (3/11/2025).
Suliin menegaskan bahwa aksi pemalangan akan terus berlangsung hingga datanya diperbaiki di sistem EMIS. “Selama data saya belum berubah, sekolah tetap ditutup. Kalau data sudah linear, palang akan dicabut,” tegasnya.
Ia juga mendesak agar Kementerian Agama menugaskan operator yang memahami kondisi di lapangan. Menurutnya, operator saat ini bukan guru dari madrasah tersebut. Sehingga tidak mengetahui situasi dan identitas guru secara mendalam.
“Saya minta operator yang benar-benar tahu kondisi guru di sini. Kalau perlu, pegawai dari Kemenag Seram Bagian Timur datang langsung menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Timur terkait permasalahan tersebut maupun rencana penanganan data EMIS yang dikeluhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....