Ratusan Pelajar SBT Unjuk Kebolehan di Olimpiade Bintang Sekolah
- 08 Mei 2025 14:49 WIB
- Bula
KBRN, Bula : Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) EduAsyik menggelar Olimpiade Bintang Sekolah 2025 di Kota Bula Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) selama lima hari sejak tanggal 7-12 Mei 2025.
Olimpiade ini menjadi ajang unjuk kemampuan siswa di bidang akademik maupun non akademik. Kurang lebih 216 pelajar dari berbagai jenjang sekolah mulai dai SD hingga SMA-sederajat di SBT ambil bagian dalam kompetisi ini.
Di bidang akademik, peserta diuji kemampuan di sejumlah mata pelajaran seperti matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan bahasa Inggris. Sedangkan kategori non-akademik seperti Spelling Bee, Bertutur Bahasa Indonesia, hingga Berhitung dan Mewarnai untuk tingkat dasar.
Chief Executive Officer (CEO) EduAsyik, Afif Rombouw, menjelaskan Olimpiade ini menjadi bagian dari komitmen lembaganya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di wilayah timur Indonesia, khususnya di SBT.
“Olimpiade ini bertujuan mengidentifikasi potensi siswa dalam bidang akademik maupun non-akademik, sekaligus mengasah kemampuan kognitif mereka. Ini langkah awal membentuk generasi unggul yang bisa bersaing secara nasional maupun internasional,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Menurut Afif, hasil berbagai asesmen nasional dan studi internasional menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di kawasan timur Indonesia masih di bawah rata-rata negara anggota OECD.
Terutama dalam aspek literasi, numerasi, dan pemecahan masalah. Oleh karena itu pihaknya menilai pentingnya dukungan dari sektor pendidikan nonformal seperti bimbingan belajar.
Arif mengatakan, kegiatan ini juga sejalan dengan visi Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri (FHA) dimana pengembangan pendidikan nonformal sebagai pelengkap sistem pendidikan formal yang dinilai masih terbebani urusan administratif.
“Pak FHA selalu mendukung sejak awal pendirian lembaga ini. Beliau bahkan memberikan masukan hingga ke aspek teknis kegiatan,” ungkap Afif.
Afif berharap Olimpiade Bintang Sekolah ini memberikan dampak positif dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten SBT.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan di tanah Ita Wotu Nusa.
“Kemajuan pendidikan harus melibatkan kolaborasi sektor formal, nonformal, dan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.
Diketahui, peserta mengikuti kegiatan Olimpiade Bintang Sekolah ini meliputi 129 siswa SD sederajat, 41 siswa dari SMP sederajat, dan 48 siswa dari SMA sederajat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....