SBT Peringkat Kedua SPBE se-Maluku, Diskominfo: Bukti Kemajuan Digitalisasi Daerah

  • 20 Jun 2026 17:37 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menempati peringkat kedua dalam capaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Provinsi Maluku berdasarkan rilis terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) SBT Sitti Rizki Meutia Manaban mengatakan, capaian tersebut diketahui setelah pertemuan dengan Tim Layanan Klinik Pemerintah Digital Komdigi di Jakarta, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurut Meutia, posisi tersebut menunjukkan pengakuan pemerintah pusat terhadap upaya digitalisasi yang selama ini dilakukan Pemerintah Kabupaten SBT.

"Dari 11 kabupaten/kota di Maluku, SBT berada di peringkat kedua setelah Kota Ambon. Ini menjadi hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah," kata Meutia, Jumat, 19 Juni 2026.

SPBE merupakan indeks nasional yang digunakan untuk mengukur tingkat penerapan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Penilaiannya mencakup berbagai aspek seperti e-planning, e-budgeting, e-government, keamanan informasi hingga layanan administrasi berbasis elektronik.

Meutia menilai, capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas layanan publik di SBT semakin meningkat.

"Skor SPBE yang tinggi berarti pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, data semakin akurat, dan birokrasi menjadi lebih efisien," ujarnya.

Ia menambahkan, pertemuan dengan Tim Layanan Klinik Pemerintah Digital Komdigi menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sejumlah domain SPBE yang masih perlu ditingkatkan.

Dengan capaian itu, SBT berhasil melampaui sejumlah daerah lain di Maluku di antaranya, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Buru, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Sementara itu, Kota Ambon masih menempati posisi teratas dalam penerapan pemerintahan digital di Maluku.

Menurut Meutia, hasil penilaian SPBE memiliki arti strategis karena menjadi salah satu rujukan pemerintah pusat dalam mengevaluasi kinerja transformasi digital di daerah. Daerah dengan nilai SPBE yang baik juga berpeluang memperoleh dukungan program, anggaran dan pelatihan lanjutan dari Komdigi.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten SBT menargetkan peningkatan skor SPBE pada tahun berikutnya. Fokus pengembangan diarahkan pada penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola e-government di organisasi perangkat daerah (OPD) serta perluasan layanan publik berbasis digital.

"Kami tidak ingin berhenti di posisi kedua. Target kami adalah terus meningkatkan skor SPBE agar dapat sejajar bahkan melampaui Kota Ambon. Program website desa gratis dari Komdigi yang baru disetujui juga diharapkan menjadi pengungkit peningkatan skor SPBE pada 2027," kata Meutia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....