JCH SBT Dilepas ke Tanah Suci, Satu Jamaah Wafat sebelum Berangkat

  • 05 Mei 2026 10:33 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula - Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT), M. Miftah Thoha R. Wattimena, resmi melepas Jamaah Calon Haji (JCH) asal SBT menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan berlangsung di Kompleks rumah dinas Bupati SBT pada Selasa, 5 Mei 2026.

Dari total awal 10 jemaah calon haji yang dijadwalkan berangkat, satu orang dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan. Jamaah tersebut diketahui bernama Jassin Oei.

Dalam sambutannya, Wabup yang akrab disapa Vito itu menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya calon jamaah tersebut. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Tahun ini kuota haji SBT mengalami pengurangan. Dari 10 orang yang semula dijadwalkan berangkat, satu calon jamaah telah wafat. Kini tersisa 9 orang yang akan diberangkatkan,” ujarnya.

Miftah menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual sebagai tamu Allah SWT. Ia mengingatkan para jamaah untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun spiritual.

Selain itu, para jamaah juga diminta menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga nama baik daerah dan Indonesia selama berada di Tanah Suci.

Ia juga mengimbau agar jamaah memanfaatkan momen ibadah untuk mendoakan daerah di tempat-tempat mustajab seperti Multazam, Raudhah, dan Padang Arafah.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya resmi melepas keberangkatan calon jamaah haji Kabupaten Seram Bagian Timur tahun 1447 H/2026 M,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) SBT, Supran, mengatakan seluruh tahapan persiapan jamaah telah rampung. Mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga manasik haji telah dilaksanakan.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tanggung jawab pemerintah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Ibadah Haji dan Umrah, yang mencakup pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jamaah.

“Pemerintah daerah juga memfasilitasi transportasi dan akomodasi jamaah dari daerah asal hingga embarkasi,” jelasnya.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten SBT, Ismail Rumwokas, menambahkan bahwa 9 jamaah tersebut tergabung dalam Kloter 26 Embarkasi Ujung Pandang.

Adapun rinciannya, jamaah berasal dari Kecamatan Seram Timur sebanyak 2 orang, Gorom Timur 1 orang, dan Bula 6 orang. Dari total tersebut, 7 jamaah termasuk kategori lanjut usia (lansia) dan 2 lainnya berisiko tinggi, dengan usia tertua mencapai 95 tahun.

Para jamaah dijadwalkan berangkat ke Embarkasi Haji Antara (EHA) Provinsi Maluku di Ambon pada Kamis, 7 Mei 2026, masuk asrama haji pada 8 Mei, dan terbang ke Makassar pada 9 Mei sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah, Arab Saudi.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah dalam kondisi sehat dan siap diberangkatkan,” pungkasnyapungkasnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....