Rumatiga Batal Diterbangkan ke Indonesia Karena Kembali Drop

  • 08 Jul 2025 20:22 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Jemaah haji asal kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku Ahmad Rumatiga Bin Mir Rumatiga yang masih berada di Madinah, Arab Saudi dikabarkan batal diterbangkan ke Indonesia setelah kondisi kesehatannya kembali memburuk pada Selasa (8/7/2025).

Ia dikabarkan dilarikan kembali ke rumah sakit di Madinah sekitar pukul 05.00 dini hari waktu Arab Saudi.

"Antua (beliau) tadi pagi masuk rumah sakit lagi di Madinah jam 5 waktu Arab Saudi," ujar Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) SBT Muh. Abdu Ernas Kepada RRI, Selasa (8/7/2025) malam.

Menurut Ernas, jemaah haji Ahmad Rumatiga awalnya dijadwalkan akan diterbangkan ke Indonesia bersama kloter JKG 61 dengan pesawat Garuda GA 7647 pada Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 12.00 Waktu Arab Saudi.

Namun, Ia kemudian dialihkan ke kloter UPG untuk mempermudah proses pemulangan ke Maluku. Hanya saja lanjut Ernas, saat akan diterbangkan, kondisi kesehatan jemaah haji Ahmad Rumatiga tiba-tiba kembali drop sehingga dilarikan ke rumah sakit di Madinah.

"Dijadwalkan kan hari ini tanggal 8 Juli tapi pas mau pemberangkatan antua kondisi kesehatannya drop lagi jadi antua masuk rumah sakit ulang lagi di Madinah, " terangnya.

Ernas menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai rencana pemulangan jamaah haji Ahmad Rumatiga setelah kondisi kesehatannya kembali drop.

Namun demikian, langkah komunikasi terus dilakukan dengan petugas sektor haji di Madinah yang juga Kabid PHU Kanwil Kemanag Maluku untuk membantu kondisi kesehatan jemaah haji tersebut.

"Kita semua berharap beliau cepat pulih supaya bisa ikut dengan kloter-kloter terakhir, nanti kloter dari Jakarta atau kloter dari Makassar, " ucapnya.

Ahmad Rumatiga sendiri satu dari jemaah haji tergabung dalam kloter 26 UPG yang masih tertahan di Madinah karena sakit.

Pemulangan jemaah haji asal desa Mida, kecamatan Pulau Gorom, kabupaten Seram Bagian Timur itu ke Indonesia telah dijadwalkan pada Selasa (8/7/2025) setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik dan mendapatkan izin layak terbang dari Otoritas Arab Saudi.

Namun yang bersangkutan batal diterbangkan setelah kondisi kesehatannya kembali memburuk dan harus dilarikan ke rumah sakit di Madinah untuk mendapatkan perawatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....