Wadanki Brimob Sesalkan Insiden Pengeroyokan Warga di Bula

  • 22 Sep 2025 18:06 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Wakil Danki Batalyon B Pelopor Brimob Polda Maluku, Fadli Hasan mengaku sangat menyesalkan insiden pengeroyokan warga di komplek pantai tikus Bula oleh belasan oknum anggotanya, Senin siang (22/9/2025).

Insiden tersebut diluar kendali pihaknya, sebab itu selaku Wadanki, Fadli meminta maaf atas peristiwa dimaksud. Saat ini pelaku yang berjumlah 17 anggota Brimob tersebut telah diamankan

Mereka diamankan sembari menunggu proses hukum lebih lanjut. Kendati begitu segala keputusan yang diambil masih menunggu Komandan Satuan Brimob Polda Maluku yang saat ini sedang dalam perjalanan menuju Bula.

"Ini sangat kami sesalkan. Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban," ujarnya kepada wartawan, Senin sore.

Insiden pengeroyokan belasan oknum anggota Brimob terhadap satu keluarga di pantai tikus Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku berbuntut panjang. Insiden ini memicu kemarahan warga hingga mereka menggelar aksi protes di depan Markas Brimob Bula pada Senin sore.

Menurut Fadli, kejadian bermula dari keributan dalam sebuah pesta di lingkungan warga pada malam Minggu kemarin. Aparat sebenarnya sedang berupaya menyelesaikan masalah itu bersama Ketua Pemuda setempat, namun situasi diluar dugaan justru memburuk.

"Saat kita koordinasi, tiba-tiba muncul kejadian seperti ini. Mudah-mudahan kita bisa komunikasikan dengan semua pihak agar situasi cepat normal," katanya.

Sementara itu, korban sekaligus saksi mata Jamina Rumadedey (26), mengungkap kronologi kejadian. Menurutnya, kekerasan terjadi sekitar pukul 11.00 WIT, saat belasan pria berpakaian preman yang diduga anggota Brimob mendatangi rumahnya.

"Mereka tidak tanya langsung masuk dan main pukul. Suami saya baru pulang dari kantor BKD, masih pakai seragam dinas. Saya diseret, baju robek. Anak-anak juga terdorong," ujarnya.

Jamina menyebut dalam kejadian itu, kakaknya didorong saat masih mengenakan handuk, ibunya gemetar ketakutan, dan suaminya bahkan sempat pingsan. Ia juga menyebut salah satu pelaku memukul dengan helm dan menginjak korban.

"Kami sudah lapor ke Polres. Kami minta kasus ini diproses hukum. Kami juga ke pos Brimob untuk minta pelaku dihadirkan," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....