Pertamina Tambah 450 Ribu Liter Minyak Tanah di Papua-Maluku jelang Iduladha
- 26 Mei 2026 19:28 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula - Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi tetap aman selama momentum libur Iduladha dan akhir pekan panjang di wilayah Papua dan Maluku. Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan yakni menambah penyaluran minyak tanah subsidi hingga 450 ribu liter.
Tambahan pasokan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha, khususnya di sejumlah daerah yang masih menggunakan minyak tanah sebagai kebutuhan rumah tangga.
Pjs Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi mengatakan tambahan penyaluran telah dikoordinasikan bersama pemerintah daerah setempat.
"Tambahan penyaluran minyak tanah sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah setempat untuk memastikan tambahan minyak tanah subsidi ini mencukupi peningkatan konsumsi masyarakat di beberapa lokasi terutama wilayah yang merayakan Iduladha," ujar Bram dalam keterangan tertulis, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, tambahan penyaluran difokuskan di dua provinsi yakni Maluku dan Papua Barat Daya. Rinciannya, sebanyak 370 ribu liter disalurkan di Maluku dan 80 ribu liter di Papua Barat Daya.
Menurut Bram, penyaluran tambahan dilakukan secara bertahap sejak 23-24 Mei 2026 dan akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan selama periode libur panjang.
"Seluruh penjualan minyak tanah tambahan ini akan dilakukan langsung di pangkalan minyak tanah dan kami pastikan dijual sesuai harga eceran tertinggi atau HET yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah," katanya.
Selain minyak tanah, Pertamina Patra Niaga juga memastikan stok LPG dan BBM di wilayah Papua-Maluku dalam kondisi aman. Hingga Selasa (26/5), stok LPG yang disuplai dari Integrated Terminal Wayame Ambon dan Integrated Terminal Jayapura tercatat mencapai 2.000 metrik ton (MT).
Jumlah tersebut diklaim mampu memenuhi kebutuhan LPG non subsidi hingga dua bulan ke depan.Sementara untuk stok BBM, Pertamina mencatat ketersediaan Solar dan Dexlite mencapai 84 juta liter atau cukup untuk 14 hari. Kemudian Pertalite sebanyak 28,4 juta liter dengan ketahanan 17 hari, Pertamax 32 juta liter untuk 42 hari, serta Avtur dan kerosene mencapai 40 juta liter atau setara 23 hari ketahanan stok.
Bram menambahkan pasokan energi akan terus diperbarui secara berkala melalui distribusi kapal suplai BBM dan LPG yang datang setiap 3-4 hari.
"Tim di lapangan pun selama masa libur ini akan siaga untuk mengantisipasi adanya peningkatan konsumsi masyarakat, apabila dibutuhkan dapat dilakukan penyaluran di luar jam reguler. Masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap membeli BBM, LPG, dan minyak tanah sesuai dengan kebutuhan," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....