Pemdes Bitorik Kilmury SBT Lanjutkan Pembangunan Jalan Tani 450 Meter
- 05 Okt 2026 13:40 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula– Pemerintah Desa Administratif Bitorik, Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, kembali melanjutkan pembangunan jalan tani untuk mempermudah akses masyarakat menuju kawasan pertanian. Pembangunan jalan tani tersebut merupakan program berkelanjutan yang diusulkan masyarakat sejak 2025.
Bendahara Desa Administratif Bitorik, Bahrudin Kesuy, mengatakan pada tahap awal pembangunan dilakukan sepanjang sekitar 200 meter. Kemudian, melalui Dana Desa Tahap II 2026, pemerintah desa kembali melanjutkan pembangunan dengan menambah ruas sepanjang 250 meter.
Dengan demikian, total jalan tani yang telah dibangun mencapai sekitar 450 meter.
“Ini program berkelanjutan atas permintaan masyarakat untuk menjawab tantangan masyarakat yang berprofesi sebagai petani,” ujar Bahrudin kepada wartawan, Senin, 5 Oktober 2026.
Bahrudin mengatakan pembangunan jalan tani menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Bitorik. Pasalnya, kondisi wilayah yang berlumpur, terutama saat musim hujan, menyulitkan warga menuju kawasan hutan dan lahan pertanian.
“Kalau musim hujan, aktivitas di hutan juga rawan karena wilayahnya berlumpur. Karena itu, sejak tahun 2025 masyarakat mengusulkan jalan tani sekitar 200 meter dan pada Dana Desa Tahap II 2026 ini kita lanjutkan lagi sepanjang 250 meter. Alhamdulillah, hari ini sudah diselesaikan,” katanya.
Menurut Bahrudin, keberadaan jalan tani tidak hanya mempermudah mobilitas petani, tetapi juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Selain pembangunan akses pertanian, program tersebut juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi di Desa Administratif Bitorik.
Bahrudin menjelaskan, material pembangunan berupa batu, pasir, dan kerikil didistribusikan melalui masyarakat di setiap kepala keluarga (KK). “Alhamdulillah, perputaran ekonomi di Desa Administratif Bitorik sangat baik. Karena semua material kami bagikan ke semua KK, baik batu, pasir maupun kerikil,” ujarnya.
Dia pun mengapresiasi dukungan masyarakat selama proses pembangunan jalan tani. Menurutnya, antusiasme warga terlihat hingga pembangunan tersebut selesai dan jalan kini dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, khususnya para petani.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Hari ini antusias masyarakat sangat baik dan mereka juga menyampaikan terima kasih,” ucapnya.
Jalan tani atau Jalan Usaha Tani (JUT) diketahui merupakan prasarana transportasi di kawasan pertanian yang dibangun untuk mempermudah mobilitas dan aksesibilitas petani ke lahan mereka. Jalan tersebut memiliki tiga fungsi utama yakni mobilitas alat dan mesin, pengangkutan sarana produksi dan distribusi hasil panen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....