Pemkab SBT dan Sejumlah Kementerian Berkolaborasi Kelola Sumberdaya Alam

  • 16 Sep 2026 10:25 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, mendorong percepatan pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor pertanian. Upaya itu dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Desa.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten SBT, Sofyan Waraiya di Bula, Rabu,15 September 2026. Sofyan mengatakan pihaknya bersama Kepala Dinas Pemerintahan Desa dan tenaga ahli telah melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Promosi Produk Unggulan Daerah.

"Kami kebetulan berkunjung ke Kementerian Desa bersama dengan Kepala Dinas Pemerintahan Desa. Kemudian kita dan tenaga ahli dan Alhamdulillah kita bertemu dengan Direktorat Jenderal Promosi Unggulan Daerah, Produk Unggulan Daerah," kata Sofyan.

Menurutnya, audiensi tersebut berlangsung sekitar lima jam. Dalam pertemuan itu, Pemkab SBT menyampaikan berbagai potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah tersebut.

Sofyan mengatakan potensi yang disampaikan tidak hanya komoditas sagu. Sejumlah komoditas pertanian lainnya juga dinilai memiliki peluang untuk mendapatkan intervensi melalui program pemerintah pusat.

"Di sana kita melakukan audiensi kurang lebih sekitar 5 jam bersama dengan mereka. Kami telah banyak menyampaikan sumber daya alam yang kita miliki di sini. Bukan saja sagu, tapi komoditi-komoditi pertanian yang memang itu bisa diintervensi dari Kementerian Desa," ujarnya.

Dia menyebutkan, saat ini terdapat sejumlah program Kementerian Desa yang akan segera berjalan. Data dan informasi mengenai potensi pertanian SBT yang telah disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program tersebut.

"Mungkin dengan data dan informasi yang kami berikan itu, itu menjadi catatan untuk menjadi perhatian dari pemerintahan desa," katanya.

Selain Kementerian Desa, Pemkab SBT juga berharap pengembangan potensi daerah dapat melibatkan kementerian lain, seperti Kementerian Perindustrian dan Kementerian Pertanian.

Menurut Sofyan, keterlibatan lintas kementerian diperlukan agar pengelolaan sumber daya alam di SBT dapat dilakukan secara lebih cepat dan terintegrasi.

"Semangat kita adalah bagaimana yang lebih dulu untuk melihat sumber daya alam ini bisa dikelola secara cepat. Itu yang target kita," jelasnya.

Dia menambahkan, Pemkab SBT akan terus mendorong kolaborasi antar-kementerian agar program pemerintah pusat dapat diarahkan untuk mendukung pengelolaan potensi daerah.

"Makanya kolaborasi semua kementerian itu kita masuk untuk membutuhkan program yang lebih cepat," pungkas Sofyan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....