Jadwal Turnamen Voli Putri HUT Ke-81 RI di SBT Diprotes, Ini Alasannya
- 19 Agt 2026 10:13 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula— Dai Tatakora Volleyball Club menyampaikan protes resmi terkait jadwal pertandingan babak semifinal lomba voli putri dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Protes tersebut disampaikan kepada panitia pelaksana melalui surat resmi pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Dai Tatakora menilai jadwal pertandingan yang terlalu berdekatan berpotensi mengganggu kondisi fisik, kesehatan, dan keselamatan atlet.
Dalam suratnya, klub menyoroti waktu istirahat yang dinilai sangat singkat, bahkan nyaris tanpa jeda antarlaga.
Menurut Dai Tatakora, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kelelahan dan cedera serta berdampak pada performa atlet saat bertanding.
“Kami menyampaikan protes tertulis terkait penyusunan jadwal pertandingan lomba voli putri yang dinilai terlalu mepet dan tidak memperhatikan aspek kesehatan serta keselamatan atlet, "ujar Ridwan Kelian salah satu pengurus club Dai Tatakora Volleyball Club.
Dai Tatakora meminta panitia mempertimbangkan kondisi fisik atlet putri dalam menyusun jadwal pertandingan. Mereka menilai setiap tim membutuhkan waktu pemulihan yang memadai agar dapat bertanding dalam kondisi fisik yang optimal.
Selain aspek kesehatan dan keselamatan, klub juga menilai jadwal yang terlalu padat berpotensi memengaruhi prinsip sportivitas. Menurut mereka, kompetisi yang digelar dalam rangka perayaan kemerdekaan semestinya tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sarana silaturahmi dengan tetap menjunjung keadilan bagi seluruh peserta.
Sebagai dasar keberatan, Dai Tatakora turut mencantumkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Klub menyoroti ketentuan mengenai kewajiban penyelenggara memenuhi aspek kesehatan, keselamatan, dan keamanan peserta, termasuk perlindungan terhadap atlet selama mengikuti kegiatan olahraga.
Klub juga merujuk pada prinsip penyelenggaraan pertandingan bola voli yang menempatkan kesehatan dan keselamatan atlet sebagai salah satu aspek penting dalam pelaksanaan kompetisi.
Karena itu, Dai Tatakora meminta panitia meninjau ulang jadwal pertandingan dan memberikan waktu istirahat yang layak bagi para atlet. Mereka mengusulkan jeda antarlaga selama minimal satu hingga dua hari.
“Kami tetap mendukung pelaksanaan lomba ini sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan Indonesia. Namun dukungan itu juga disertai harapan agar panitia lebih bijak dan berpihak pada kemanusiaan serta kesehatan para atlet.”
Dai Tatakora berharap panitia segera memberikan tanggapan sekaligus melakukan perbaikan terhadap jadwal pertandingan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari panitia pelaksana lomba HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Seram Bagian Timur terkait protes tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....