BPMP Maluku: 395 Sekolah di SBT Butuh Penguatan Layanan Pendidikan

  • 11 Agt 2026 10:09 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula- Sebanyak 395 satuan pendidikan di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, membutuhkan layanan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan. Kebutuhan tersebut mencakup 24.451 peserta didik yang menjadi sasaran penguatan layanan pendidikan di wilayah tersebut.

Hal itu terungkap dalam audiensi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku bersama Pemerintah Kabupaten SBT di Kantor Bupati SBT, Kamis, 6 Agustus 2026. Kepala BPMP Provinsi Maluku La Mansur mengatakan, pihaknya hadir untuk mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat perencanaan dan pelaksanaan program pendidikan berdasarkan data serta kebutuhan di lapangan.

"Ada 395 satuan pendidikan yang butuh layanan kita, peserta didik yang menunggu kita untuk dilayani ada 24.451," kata La Mansur.

Dalam audiensi tersebut, BPMP Maluku memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Program itu meliputi revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, penjaminan mutu pendidikan, pemanfaatan Rapor Pendidikan, pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS), hingga Sekolah Nasional Terintegrasi.

La Mansur berharap pendampingan dan kolaborasi dengan Pemkab SBT dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan secara signifikan.

"Kami dari BPMP hadir tentu saja untuk membersamai Bapak Ibu di SBT agar kemudian pendidikan di SBT ini paling tidak akan ada peningkatan yang signifikan, insyaallah di tahun ini," ujarnya.

Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri menyambut baik audiensi tersebut. Ia menilai pemaparan BPMP memberikan gambaran lebih rinci mengenai kondisi dan kebutuhan pendidikan di daerahnya.

"Saya senang sekali kita akhirnya bisa bertemu. Ini mesti menjadi perhatian penting dari dinas. Dengan bekalan yang disampaikan oleh BPMP ini saya dapat gambaran jadi lebih rinci," kata Fachri.

Menurut Fachri, Pemkab SBT akan melihat peluang untuk menindaklanjuti program-program tersebut, termasuk dalam perencanaan pembangunan pada 2027.

"Paling tidak di tahun 2027, di perubahan kalau ada yang bisa kita lakukan, kita lakukan," ujarnya.

Fachri juga meminta Dinas Pendidikan memastikan program revitalisasi satuan pendidikan dikelola dengan baik. "Teman-teman di Dinas Pendidikan, saya ingatkan betul ini, refit tolong dikelola dengan benar. Ini program presiden dan kita betul-betul butuh ini," tegasnya.

Audiensi BPMP Maluku dan Pemkab SBT menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dalam menangani persoalan pendidikan serta memastikan program peningkatan mutu disusun berdasarkan data dan kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....