Lapas Geser SBT Tingkatkan Literasi Warga Binaan

  • 14 Mei 2026 17:47 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terus berupaya meningkatkan literasi dan keterampilan warga binaan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperkuat kerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Hal itu disampaikan Kepala Lapas Kelas III Geser, Nober Hasanda, saat menerima kunjungan Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT, Abdul Azis Rumalowak, Selasa, 12 Mei 2026. Di sela-sela kunjungan tersebut, Nober mengajak rombongan meninjau program budidaya sayuran hidroponik yang tengah dikembangkan di lingkungan Lapas Geser sebagai bagian dari inovasi ketahanan pangan.

Menurut Nober, kondisi tanah di Pulau Geser yang didominasi pasir menjadi tantangan tersendiri dalam pengembangan pertanian. Meski begitu, pihaknya tetap berupaya produktif dengan menerapkan sistem pertanian modern melalui hidroponik menggunakan media pipa dan bambu.

“Saat ini kami sedang menggiatkan pertanian modern tanpa tanah. Untuk mendukung upaya tersebut, kami berharap Dinas Perpustakaan menambah koleksi buku terkait teknik ketahanan pangan, seperti hidroponik dan pengembangan UMKM,” kata Nober.

Ia menjelaskan, tambahan buku-buku tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Lapas. Menurutnya, bekal literasi dan keterampilan praktis sangat penting agar warga binaan memiliki kemampuan yang relevan ketika kembali ke masyarakat nantinya.

“Kami berterima kasih sebesar-besarnya atas kerja sama ini. Upaya ini menjadi sarana vital untuk menambah khazanah pengetahuan warga binaan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan SBT, Abdul Azis Rumalowak, mengatakan kunjungannya dilakukan untuk memantau optimalisasi minat baca, literasi, serta akses informasi warga binaan terhadap koleksi buku yang tersedia di Lapas Geser.

Ia juga berjanji akan mengupayakan penambahan buku bacaan yang relevan dengan program ketahanan pangan dan pengembangan UMKM.

“Kami akan segera mengupayakan pengadaan atau pendistribusian buku-buku yang aplikatif, khususnya di bidang ketahanan pangan dan UMKM, agar para warga binaan memiliki referensi yang beragam dalam mengembangkan kemampuan serta mengimplementasikannya,” ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....