DPRD SBT Temui BPJN Maluku, Bahas Jalan Kilmury-dan Perbaikan Jalan Lintas Seram

  • 08 Mei 2026 15:56 WIB
  •  Bula

⁠⁠⁠⁠⁠⁠RRI. CO. ID, Bula - Komisi III DPRD Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) melakukan kunjungan kerja ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku pada Jumat, 8 Mei 2026. Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD membahas kelanjutan pembangunan ruas jalan Manggis-Affang di Kecamatan Kilmury hingga rencana perbaikan ruas jalan Lintas Seram yang rusak di Kota Bula.

Ketua Komisi III DPRD SBT, Fadli Salim Elbetan, mengatakan untuk pembangunan ruas jalan Manggis-Affang sepanjang 31 kilometer yang sudah mulai dikerjakan pada tahun anggaran 2026, BPJN menargetkan penyelesaiannya hingga tahun 2030 mendatang.

“Yang pertama ini kan 31 kilometer yang sementara jalan di tahun anggaran 2026. Mudah-mudahan di tahun 2027, 2028 hingga 2030 target untuk skema 1 sampai 3 ini akan diselesaikan,” kata Fadli kepada wartawan.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan jalan tersebut dibagi dalam tiga tahap pengerjaan. Tahap pertama difokuskan pada ruas Manggis-Affang sepanjang 31 kilometer.

Sementara tahap kedua direncanakan menghubungkan Desa Afang menuju Kota Baru. Adapun tahap ketiga akan membuka jalur baru dari Kecamatan Werinama ke Kota Baru.

“Itu atas permintaan Komisi III, saya sendiri yang meminta,”ujar Fadli.

Fadli menyebut proyek pembangunan jalan dan jembatan tersebut dibiayai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), bukan menggunakan APBN murni.

Menurutnya, sejumlah daerah lain juga mengusulkan proyek serupa. Namun Kabupaten Seram Bagian Timur menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan oleh BPJN Maluku.

“Kabupaten lain juga minta itu, tapi kenapa SBT diprioritaskan, ini membuat kami DPRD terutama Komisi III mengapresiasi kinerja Balai,” ucapnya.

Selain membahas pembangunan ruas jalan di Kecamatan Kilmury, Komisi III DPRD SBT juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan lintas Seram di Kota Bula, tepatnya di depan Bengkel Lakudo.

Ruas jalan tersebut dilaporkan berlubang dan kerap tergenang air saat hujan akibat saluran drainase yang tersumbat.

Fadli mengatakan BPJN Maluku telah merespons keluhan tersebut dan berencana melakukan penanganan pada tahun ini. Perbaikan jalan itu akan dilakukan bersamaan dengan penanganan ruas Pasahari dan Kobisonta di Kabupaten Maluku Tengah.

“Terkait jalan dalam Kota Bula depan Bengkel Lakudo itu juga mendapat respons baik dari pihak Balai. Itu masalah karena terkunci saluran air sehingga tergenang air saat hujan. Tapi ini sementara diupayakan untuk dilakukan perbaikan di tahun ini,” pungkasnya

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....