Dishub SBT Siapkan Skema Pengelolaan Terminal Bula, Bus Duluan Masuk

  • 28 Apr 2026 11:43 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula - Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, mulai menyiapkan skema pengelolaan Terminal Bula yang selama ini belum difungsikan secara optimal. Pada tahap awal, operasional bus akan menjadi prioritas untuk masuk ke dalam area terminal.

Kepala Dinas Perhubungan SBT, Murad Wokas, mengatakan pihaknya akan mengarahkan bus milik pemerintah daerah maupun swasta ke dalam terminal secara bertahap. Bus dengan rute Bula–Ambon dan sebaliknya menjadi fokus awal pengoperasian.

“Saya sudah berencana untuk tahap awal ini kita masukkan bus dulu, karena jumlahnya cukup banyak. Bus dari Bula ke Ambon maupun sebaliknya nanti akan diarahkan masuk ke terminal secara bertahap,” ujar Murad saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 28 April 2026.

Meski demikian, kondisi Terminal Bula saat ini belum siap untuk difungsikan secara penuh. Progres pembangunan terminal disebut baru mencapai sekitar 25 persen, dengan sejumlah fasilitas yang belum memadai.

“Terminal ini belum rampung 100 persen. Penyelesaian yang ada di dalam terminal ini mungkin baru sekitar 25 persen, dan loket-loket juga sudah rusak,” jelasnya.

Untuk itu, sebelum operasional berjalan maksimal, diperlukan penataan dan perbaikan fasilitas di dalam area terminal agar sesuai dengan standar pelayanan.

Sementara itu, pengoperasian angkutan kota (angkot) masih ditunda. Dishub SBT menilai kondisi akses jalan menuju terminal belum layak, karena masih berlubang dan belum diaspal.

Murad mengungkapkan, jika angkot dipaksakan masuk dalam kondisi saat ini, hal tersebut berpotensi merugikan pemilik kendaraan akibat kerusakan pada ban maupun komponen lainnya.

“Kalau kita paksa angkot masuk sekarang, pasti pemilik kendaraan keberatan. Kondisi jalan masuk masih berlubang, itu bisa merusak ban dan suku cadang lainnya,” katanya.

Ke depan, pemerintah daerah berencana melakukan pengaspalan jalan masuk serta perbaikan fasilitas terminal, termasuk loket, jika didukung ketersediaan anggaran.

“Kita berharap ke depan, jika anggaran sudah tersedia, kita lakukan pengaspalan jalan masuk dan perbaikan fasilitas. Setelah itu, baru terminal bisa difungsikan secara maksimal sesuai peruntukannya,” pungkasnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....