Implementasi Program KDMP di SBT, 198 Berbadan Hukum, Belasan Gerai Siap Dibangun
- 28 Apr 2026 11:11 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula- Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Lutfi Rumata mengungkapkan perkembangan pelaksanaan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya terus menunjukkan progres signifikan.
Hal itu disampaikan Lutfi kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa, 28 April 2026. Lutfi menjelaskan, hingga saat ini tercatat sebanyak 198 KDMP di SBT telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, sekitar 160-an koperasi telah memiliki kesiapan lahan.
“Untuk yang sudah berbadan hukum itu 198 KDMP. Lahan yang sudah tersedia sekitar 160-an, itu yang sudah siap,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini pembangunan fisik gerai KDMP juga mulai berjalan. Sekitar belasan KDMP tengah dalam tahap perencanaan pembangunan fisik.
Menurut Lutfi, pembangunan tersebut merupakan hasil kerja sama antara pihak swasta dan aparat negara.
“Pembangunan fisik ini kerja sama antara PT Agrinas dengan TNI. Pemerintah daerah hanya sebatas diinformasikan, sementara eksekusinya dilakukan oleh Agrinas dan TNI,” jelasnya.
Selain itu, terdapat tambahan sekitar empat KDMP yang masuk dalam tahap pembangunan, sehingga totalnya mencapai kurang lebih 16 KDMP yang akan dibangun gerainya.
Terkait status lahan, Lutfi menyebut sebagian besar masih dalam proses legalisasi. Pemerintah daerah berencana berkoordinasi dengan pihak pertanahan untuk penerbitan sertifikat resmi.
“Rata-rata lahan itu baru berupa surat hibah dari masyarakat yang disampaikan ke desa, lalu ke KDMP. Itu sekitar 160-an yang sudah siap,” katanya.
Ia juga menyebutkan, koperasi yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) jumlahnya sebanding dengan yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Koperasi Desa Merah Putih secara nasional.
Lutfi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan KDMP, khususnya dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Pemdes).
“Semua penjamin KDMP harus atas persetujuan kepala desa. Jadi memang harus ada kolaborasi dengan dinas Pemdes,” pungkasnyapungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....