Bupati SBT Nyatakan Siap Terima Kritik & Saran Masyarakat
- 22 Feb 2026 12:34 WIB
- Bula
RRI. CO. ID, Bula - Fachri Husni Alkatiri kembali menegaskan komitmennya untuk membuka diri terhadap berbagai kritik dan masukan dari masyarakat. Kritik yang bersifat konstruktif disebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja pemerintahan ke depan.
Hal itu disampaikan Fachri dalam sambutannya pada malam perayaan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Muhammad Thoha Rumarey Wattimena yang digelar di Pantai Wailola, Kota Bula, Jumat malam, 20 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Fachri
mengungkapkan bahwa sebelum acara perayaan dimulai, panitia refleksi satu tahun yang dibentuknya telah mengawali agenda bertajuk open mic.
Lewat sesi tersebut, masyarakat Kabupaten Seram Bagian Timur diberi ruang untuk menyampaikan kritik dan masukan, baik secara langsung (offline) di lokasi acara maupun secara daring melalui media sosial yang telah disiapkan panitia.
“Semua kritik dan masukan akan kami terima untuk dilakukan evaluasi. Saya meminta kepada panitia untuk menyiapkan notulensi yang mencatat semua masukan dari masyarakat dan itu akan menjadi modal kami untuk melakukan perbaikan kinerja di masa yang akan datang,” kata Fachri.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap masyarakat memanfaatkan ruang tersebut untuk menyampaikan keluhan, kritik, maupun saran, khususnya terhadap jajaran pemerintah daerah yang dinilai belum maksimal dalam bekerja.
Menurutnya, pemerintah daerah akan terbuka dan memberikan apresiasi kepada masyarakat yang menyampaikan kritik dan koreksi secara objektif dan membangun.
“Semua catatan masukan, kritik dan koreksi akan kita baca kembali dan kita kaji. Kita akan memilih kurang lebih lima kritik terbaik untuk mendapatkan hadiah dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain menggelar sesi open mic di lokasi acara, panitia juga membuka sesi serupa melalui live streaming dan Zoom Meeting yang melibatkan 15 kecamatan.
Dalam sesi daring tersebut, turut dihadirkan para camat, kepala puskesmas, kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pendidikan, serta para kepala desa di lingkup Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur.
Fachri menegaskan, refleksi satu tahun kepemimpinan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Seram Bagian Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....