SERUNI KMP & Pertamina Bangun Akses Air Bersih di Perbatasan Papua
- 30 Jan 2026 12:49 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula- PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading PT Pertamina Patra Niaga bersama Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (SERUNI) Kabinet Merah Putih (KMP) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka akses air bersih di tiga titik di Provinsi Papua.
Program ini menyasar wilayah perkotaan hingga kawasan perbatasan Papua dengan Papua Nugini. Tiga lokasi pembangunan sarana air bersih tersebut berada di Pasir Dua dan Imbi, Kota Jayapura, serta Kampung Mosso yang terletak di wilayah perbatasan Papua-Papua Nugini.
Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih yang berkelanjutan.
Peresmian pembangunan sumur air bersih dilakukan oleh Ketua Bidang IV SERUNI KMP, Sri Suparni Bahlil Lahadalia, didampingi sejumlah perwakilan SERUNI KMP.
Dalam sambutannya, Sri Suparni mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga yang dinilai memiliki pendekatan humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dua titik sarana air bersih berada di lingkungan sekolah, yaitu SD Negeri Inpres Pasir 2 Jayapura dan SD Negeri Mosso di perbatasan Papua dan Papua Nugini. Ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk masyarakat sekitar tetapi juga untuk anak-anak dan kegiatan belajar mengajar. Satu titik lainnya berada di permukiman nelayan di Imbi Jayapura, di mana air bersih menjadi kebutuhan yang sangat penting,” ujar Sri Suparni dalam keterangan tertulisnya, Jum'at, 30 Januari 2026.
Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan air secara bijak demi kesehatan dan kelestarian lingkungan. Kepala Sekolah SD Negeri Inpres Pasir 2 Jayapura, Yulita, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya sekolah tersebut dalam program penyediaan air bersih.
Menurutnya, selama 42 tahun berdiri, baru kali ini sekolah mendapatkan renovasi besar yang mencakup pembangunan sumur bor.
“Kami sangat senang melihat perubahan ini. Anak-anak menjadi lebih nyaman dan bahagia dalam menempuh pendidikan, dan sarana air bersih ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” ungkap Yulita.
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri Mosso, Stevanus Mandowen. Ia mengatakan sarana air bersih sangat membantu aktivitas belajar mengajar bagi 85 siswa asli Kampung Mosso dan 13 siswa berkewarganegaraan Papua Nugini yang bersekolah di wilayah perbatasan tersebut.
“Dengan adanya air bersih, kami bisa membiasakan anak-anak hidup bersih dan sehat, sekaligus mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar,” katanya.
Sementara itu, Ketua RT 04 Kelurahan Imbi, Sokrates Wanggai, menyebut keberadaan sumur bor baru membawa manfaat besar bagi warga. Ia mengajak masyarakat bersama Pertamina Patra Niaga untuk menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Sumur ini menjadi sumber air bersih bagi warga dan anak-anak, jadi harus dijaga bersama,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku PT Pertamina Patra Niaga, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa pembangunan sumur air bersih ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Pembangunan mencakup pemasangan mesin sumur, menara dan toren air, instalasi kelistrikan, hingga kran air. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan berdampak pada peningkatan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat,” jelas Ispiani.
Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga akan terus memantau kondisi sarana air bersih agar dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat Jayapura dan Kampung Mosso.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....