Haul Akbar Habaib ke-4 di Bula Jadi Momentum Perkuat Nilai Keagamaan & Persaudaraan

  • 28 Jun 2026 02:17 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Rabitah Alawiyah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) kembali menggelar Haul Akbar Habaib, Masyayikh, dan Ulama se-Pulau Seram di Masjid As-Salam, Kota Bula, Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan keempat yang dilaksanakan secara berturut-turut dan dihadiri Bupati Fachri Husni Alkatiri.

Ketua Panitia Haul Akbar ke-4, Azis Alzubedi, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan keilmuan para habaib, masyayikh, dan ulama yang telah berkontribusi dalam perkembangan Islam di Pulau Seram, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Timur.

"Haul Akbar ini menjadi momen yang berharga bagi umat Islam untuk berkumpul, merefleksikan ajaran-ajaran luhur para ulama, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan," kata Azis dalam sambutannya.

Mengusung tema "Meneladani Jejak Leluhur, Merawat Budi Luhur untuk Generasi", Azis menilai tema tersebut selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur yang mengedepankan pembangunan masyarakat berbudi luhur melalui implementasi nilai agama dan budaya.

Menurut dia, panitia berharap Haul Akbar tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan keagamaan berskala lebih besar.

Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur maupun Kantor Kementerian Agama setempat agar pelaksanaan haul pada tahun-tahun mendatang dapat diselenggarakan dengan skala yang lebih luas.

Azis menjelaskan, rangkaian Haul Akbar berlangsung selama tiga hari. Pada Kamis (25/6/2026) malam telah dilaksanakan pembacaan tawasul, khatmil Al-Qur'an, dan tahlil untuk para tokoh yang diperingati.

Sementara puncak acara berlangsung pada Jumat malam, dilanjutkan pada Sabtu, 27 Juni 2026 dengan ziarah ke sejumlah makam habaib, masyayikh, dan ulama di Desa Bula Air, Negeri Belis, Negeri Gah, Dusun Mateul, Negeri Kwaos, hingga Pulau Geser.

Pada Sabtu malam, panitia juga menjadwalkan kegiatan "Geser Bersalawat" di Pendopo Camat Kecamatan Seram Timur, Kota Geser, yang dikenal sebagai salah satu pusat penyebaran dakwah para habaib dan ulama di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Azis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan, terutama kepada Bupati Fachri Husni Alkatiri, sejumlah organisasi, pengurus Masjid As-Salam, panitia, serta masyarakat.

Sementara itu, Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri mengapresiasi penyelenggaraan Haul Akbar yang telah memasuki tahun keempat.

Ia mengaku telah dua kali menghadiri kegiatan tersebut dan menilai haul memiliki peran penting dalam memperkuat kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW serta para ulama.

"Ini sudah kali keempat. Saya sendiri sudah dua kali hadir. Mudah-mudahan kegiatan ini menambah kembali cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW dan juga kepada para ulama, termasuk terhadap ilmu yang mereka ajarkan dan wariskan kepada kita semua," ujar Fachri.

Menurut Fachri, warisan terbesar yang ditinggalkan para ulama bukanlah harta benda, melainkan ilmu yang memberikan manfaat bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Ia juga menegaskan bahwa membangun perubahan di tengah masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, kata dia, menjalankan fungsi sesuai kewenangan yang diatur oleh negara, sementara ulama memiliki peran penting dalam membina kehidupan moral dan spiritual masyarakat.

"Fungsi perubahan itu adalah tanggung jawab kita semua. Pemerintah memiliki kewenangan sesuai aturan, sementara alim ulama memiliki kewenangan dalam membimbing kehidupan keagamaan masyarakat. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan," kata Fachri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....