HMI SBT Segera Gelar LK II Tingkat Nasional, Dihadiri Kader Berbagai Daerah
- 17 Nov 2025 14:38 WIB
- Bula
KBRN, Bula: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Seram Bagian Timur (SBT) menyelenggarakan Latihan Kader II (LK II) atau Intermediate Training tingkat nasional pada 20–26 November 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Dinas Kesehatan SBT. Kegiatan tersebut mengusung tema “HMI Masa Depan; Respon Atas Dinamika Umat Islam dan Kebangsaan.”
Ketua Umum HMI Cabang SBT Ali Yusba Kelilauw mengatakan, pelaksanaan LK II menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan HMI.
“LK II merupakan jenjang kaderisasi krusial yang dilaksanakan secara berkelanjutan pada setiap periode kepengurusan. Melalui pelatihan ini, kami berharap melahirkan kader intelektual yang mampu berkontribusi bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga mengangkat isu hilirisasi sagu sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan daerah. Hal itu digambarkan melalui ikon dan konsep visual dalam logo resmi LK II tahun ini.
Pelatihan yang berlangsung selama enam hari tersebut diikuti 200 kader terbaik hasil seleksi dari berbagai cabang HMI di Indonesia. Sejumlah peserta dari Cabang Ambon, Masohi, dan Sorong telah tiba di Bula, Seram Bagian Timur, untuk menghadiri rangkaian kegiatan.
Acara pembukaan dihadiri jajaran Pengurus Besar HMI, termasuk Sekretaris Jenderal PB HMI Muhamad Jusrianto. Sejumlah tokoh daerah juga turut hadir seperti anggota DPR RI Alimudin Kolatlena, Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, Wakil Bupati Muhamad Mifta Toha Rumarei Watimena, para alumni HMI. Serta perwakilan organisasi kemasyarakatan pemuda di wilayah SBT.
Selama pelaksanaan, peserta menerima materi mendalam mengenai isu-isu strategis nasional dan global. Serta pendalaman nilai keislaman, kebangsaan, dan Ke-HMI-an. Metode pelatihan meliputi diskusi interaktif, dialog tematik. Serta pembinaan karakter untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kader.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah penguatan kompetensi dan jaringan kader HMI di tingkat nasional, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjawab tantangan dinamika umat dan bangsa.