Danki Brimob SBT Inisiasi Bimbingan Belajar Masuk TNI-Polri

  • 06 Okt 2025 16:23 WIB
  •  Bula

KBRN, Bula: Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Maluku Iptu Muhamad Amran Calvin Hukom menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan anak-anak muda di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Ia menggagas pembukaan bimbingan belajar (bimbel) untuk mempersiapkan generasi muda mengikuti seleksi TNI, Polri maupun Aparatur Sipil Negara (ASN).

Langkah ini muncul setelah Perwira Polri itu berdiskusi langsung dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat. Dari perbincangan tersebut, ia melihat adanya permasalahan serius yakni rendahnya angka kelulusan putra daerah dalam seleksi abdi negara.

“Ini bukan soal anggaran atau fasilitas, tapi soal kesiapan anak-anak kita. Banyak yang belum paham prosesnya, belum siap secara mental, fisik, maupun akademik,” ujar IPTU Calvin saat ditemui di kantornya, Senin (6/10/2025).

Menurutnya, masih ada stigma bahwa masuk ke institusi seperti TNI dan Polri membutuhkan "jalan belakang" atau uang sogokan. Hal ini, katanya, harus dihapuskan.

“Penerimaan TNI dan Polri itu tidak bayar. Yang dibutuhkan hanya latihan, disiplin, dan kesiapan. Kalau siap, peluangnya besar,” tegasnya.

Bimbel ini rencananya dibuka hingga 21 Oktober 2025 dan terbuka untuk siswa SMA kelas 3 maupun lulusan SMA yang berminat menjadi anggota TNI, Polri, atau ASN. Fokus pembinaan mencakup psikologi, akademik serta kesehatan dan jasmani.

Uniknya, Iptu Calvin tidak hanya ingin anak-anak belajar atau latihan. Ia ingin membentuk komunitas positif yang bisa mendorong perubahan perilaku dan gaya hidup sehat.

“Kalau mereka sudah terbiasa olahraga dan belajar dalam komunitas yang baik, nanti tanpa disuruh pun mereka lakukan itu sendiri. Ini soal kebiasaan,” ungkapnya.

Ia juga membagikan cerita bagaimana ada anak yang awalnya malas ikut bimbel, tapi berubah setelah dipaksa orang tuanya untuk bergabung. Anak itu kemudian terbawa arus positif lingkungan barunya.

“Biasanya anak-anak yang tidak ada kegiatan itu begadang, nongkrong sampai larut malam. Tapi di bimbel ini, jam 10 malam mereka sudah tidur, karena tahu besok pagi ada latihan jasmani,” jelasnya.

Iptu Calvin berharap program ini bisa menjadi awal dari perubahan di SBT. Dengan persiapan yang tepat, Ia yakin anak-anak daerah bisa bersaing dan membanggakan daerahnya di tingkat nasional.

“Saya ingin bantu siapkan mereka sejak awal. Tidak ada yang instan. Kalau mereka siap, mereka pasti bisa lolos,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....