Lagi, Kejati Maluku & Kejari SBT Salurkan Puluhan Ribu Liter Bantuan Air Bersih

  • 03 Okt 2026 18:20 WIB
  •  Bula

RRI.CO.ID, Bula — Setelah sebelumnya ratusan liter air bersih berhasil dipasok ke permukiman warga dua desa di Gunung Bati, kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku bersama Kejari Seram Bagian Timur (SBT) kembali mendistribusi bantuan air bersih di kota Bula dan sekitar. Sedikitnya 20 ribu liter air bersih berhasil disalurkan pada Jum'at, 3 Oktober 2026.

Kasi Intel Kejari SBT, Candra Saputra dalam pers rilis, diterima RRI Bula, Jum'at sore, menjelaskan kegiatan tanggap darurat tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus respons terhadap kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di SBT, khususnya Bula dan sekitar. "Penyaluran bantuan dimulai sekira pukul 08.30 WIT dengan mengerahkan armada tangki air ke sejumlah titik yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih," katanya.

Distribusi bantuan air bersih ini difokuskan pada dua sasaran utama, yakni fasilitas ibadah dan permukiman warga. Untuk fasilitas ibadah, bantuan diprioritaskan kepada masjid yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Langkah ini dilakukan untuk menunjang kebutuhan sanitasi sekaligus memastikan aktivitas ibadah masyarakat tetap berjalan dengan baik.

"Distribusi air bersih antara lain dilakukan di Masjid Assalam dan Masjid Darussalam yang berada di sekitar Kota Bula. Selain untuk kebutuhan sanitasi, ketersediaan air di rumah ibadah menjadi penting mengingat aktivitas jamaah tetap berlangsung di tengah kondisi kekeringan yang terjadi," kata Candra.

Disamping itu, bantuan juga disalurkan secara langsung kepada warga di dua komplek antara lain Rumatiga dan Jalan Kelapa Dua. Air bersih yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari, mulai dari kebutuhan memasak dan minum hingga kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus).

Candra menyatakan Kejari SBT akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Upaya penanganan dampak kekeringan akan dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah maupun elemen masyarakat lainnya.Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat SBT dalam menghadapi kondisi kemarau dan kekeringan, khususnya di wilayah yang mengalami krisis air bersih.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....