Antisipasi Kekeringan, Pemkab SBT Siapkan Sumur Dalam & Irigasi Perpompaan
- 16 Sep 2026 14:59 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula- Sejumlah sumur warga di Kecamatan Bula Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, mengalami kekeringan akibat menurunnya debit air. Pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pembangunan sumur dalam dan irigasi perpompaan untuk lahan pertanian.
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten SBT, Sofyan Waraiya, mengatakan kondisi tersebut diketahui setelah pihaknya bersama Penjabat Bupati dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan peninjauan ke Kecamatan Bula Barat pada Senin, 15 September 2026.
"Kami mengunjungi Kecamatan Bula Barat berdasarkan informasi dari lapangan bahwa ada sumur-sumur warga yang memang mengalami kekeringan," kata Sofyan kepada wartawan di Bula, Rabu,16 September 2026.
Menurutnya, berdasarkan laporan kepala desa dan camat, tidak seluruh sumur warga mengalami kekeringan. Sebagian sumur masih memiliki air dan dapat digunakan sebagai sumber air bersih.
Di Desa Waimatakabo, misalnya, terdapat lebih dari 100 sumur yang mengalami penurunan debit air sehingga tidak lagi dapat dimanfaatkan secara optimal. Namun, terdapat pula sumur lainnya yang masih bisa digunakan.
"Memang ada sumur-sumur yang mengalami kekeringan, namun ada sebagian yang masih bertahan dan bisa dijadikan sebagai sumber air bersih," ujarnya.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah daerah melalui tim terkait menyiapkan program pembangunan sumur tanah dalam. Namun, program tersebut masih dalam tahap persiapan.
Di sektor pertanian, Pemkab SBT juga mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian berupa program irigasi perpompaan. Pada tahap pertama, pemerintah mendapatkan alokasi 35 unit.
"Dari 35 unit itu, kurang lebih 22 unit sudah melakukan pengeboran dan mendapatkan air," jelas Sofyan.
Sejumlah titik juga mulai dipasangi panel surya sebagai sumber energi untuk mengoperasikan pompa. Sofyan mengatakan pemasangan tersebut ditargetkan terus dilakukan sehingga seluruh 35 unit dapat segera berfungsi.
Pemkab SBT juga telah mengusulkan penambahan unit irigasi perpompaan pada tahap kedua. Usulan tersebut saat ini masih dalam proses administrasi di Kementerian Pertanian.
"Kami berharap satu hingga dua minggu ke depan ada jawaban dari kementerian terkait usulan kami sehingga bisa melanjutkan ke tahap kedua," katanya.
Irigasi perpompaan tersebut diperuntukkan bagi lahan pertanian yang selama ini digunakan untuk menanam padi, baik padi lahan kering maupun padi sawah.
Dari 35 unit pada tahap pertama, sebanyak 21 unit diarahkan untuk wilayah Kecamatan Bula Barat, sisanya untuk Kecamatan Bula dan Teluk Waru. Program tersebut difokuskan pada sejumlah lokasi yang sebelumnya telah dimanfaatkan masyarakat untuk menanam padi lahan kering.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....