BWS Maluku Distribusi Bantuan Air Bersih Kepada Warga Desa Kufar
- 31 Agt 2026 13:28 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula – Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku mulai menyisir wilayah daratan Pulau Seram untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Setelah sebelumnya menyalurkan air bersih ke wilayah Pulau Watubela dan Pulau Kefing, kini BWS Maluku mendistribusikan air bersih ke Desa Kufar, Kecamatan Tutuk Tolu, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku.
Kepala BWS Maluku, Ruslan Malik mengatakan, bantuan tersebut diberikan menyusul kekeringan yang telah melanda wilayah tersebut selama hampir dua bulan. Kondisi itu membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk memasak dan minum.
"Bantuan ini sebagai bentuk respons BWS Maluku terhadap bencana kekeringan yang dialami warga di daerah ini," ujarnya kepada wartawan via seluler, Senin, 31 Agustus 2026.
Selama musim kekeringan, sebagian masyarakat Desa Kufar bahkan harus berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor bagi warga yang memiliki kendaraan, sejauh sekitar 7 hingga 8 kilometer pulang pergi menuju Saruba untuk mendapatkan air bersih.
Kedatangan bantuan air bersih dari BWS Maluku pun disambut antusias oleh masyarakat. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi distribusi dengan membawa jerigen, ember, dan galon untuk mengambil air yang disediakan melalui profil tank di atas mobil L300 milik BWS Maluku. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih tersebut. Bantuan itu dinilai sangat berarti di tengah kondisi kekeringan dan keterbatasan sumber air yang dialami warga.
Ketua BUMDES setempat, Sahaka Ernas mengatakan, selain bantuan air bersih, masyarakat Desa Kufar juga mengusulkan adanya pembangunan sarana dan sumber air bersih permanen di wilayah mereka. Dengan tersedianya sumber air tetap, warga tidak lagi kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat berharap sumber air tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan minum dan memasak, tetapi juga dapat menunjang aktivitas pengolahan sagu serta lahan pertanian yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat. Atas bantuan tersebut, masyarakat Desa Kufar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Arnold Ritiauw, serta jajaran Balai Wilayah Sungai Maluku yang dipimpin Ruslan Malik.
"Bagi masyarakat, kehadiran BWS Maluku di tengah kondisi kekeringan bukan sekadar kegiatan pendistribusian air bersih, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan kondisi geografis yang cukup jauh dan sulit dijangkau," ungkap Sahaka.
Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Desa Kufar selama musim kekeringan, sekaligus menjadi perhatian bagi pemerintah untuk menghadirkan solusi jangka panjang melalui pembangunan infrastruktur air bersih yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....