Majelis Latupati SBT Siap Bersinergi dengan Polres Jaga Kamtibmas
- 17 Sep 2026 13:36 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula— Majelis Latupati Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, menyatakan siap bersinergi dengan Polres SBT dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Komitmen itu disampaikan Ketua Majelis Latupati SBT sekaligus Raja Negeri Kian Darat, Abdul Razak Weul Artafela, saat bersilaturahmi dengan Kapolres SBT AKBP Ricky Pranata Vivaldy di ruang rapat kerja Kapolres, Kamis, 17 September 2026.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 09.10 WIT tersebut menjadi bagian dari upaya Kapolres SBT yang baru bertugas untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi dengan para Raja atau Jou di Kabupaten SBT. Abdul Razak mengapresiasi kesempatan yang diberikan Kapolres untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan para Raja.
"Pertemuan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami para Raja. Kami berharap silaturahmi dan komunikasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan dan semakin mempererat hubungan antara Latupati Kabupaten Seram Bagian Timur dengan pihak kepolisian," ujar Abdul Razak.
Dia mengatakan para Raja yang tergabung dalam Majelis Latupati SBT siap mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas. "Para Raja yang tergabung dalam Latupati siap bekerja sama dan bersinergi dengan pihak kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.
Abdul Razak menyebut SBT memiliki 49 negeri adat dan 149 negeri administratif. Kondisi tersebut, kata dia, membuat komunikasi antara para Raja, kepolisian, dan pemerintah daerah menjadi penting dalam menjaga keamanan wilayah.
Dukungan serupa disampaikan Raja Negeri Gah, Abdul Latif Lausiri. Dia mengatakan para Raja siap mendukung kegiatan Polres SBT maupun Pemerintah Daerah.
"Para Raja siap membantu dan bekerja sama dengan pihak kepolisian, baik dalam urusan adat maupun di luar urusan adat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Abdul Latif.
Dia berharap koordinasi antara para Raja, kepolisian, dan Pemerintah Daerah terus diperkuat sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dibahas dan diselesaikan bersama.
Abdul Latif juga berharap Kapolres SBT dapat mengunjungi masing-masing negeri. Menurutnya, kunjungan tersebut dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan kondisi masyarakat, adat istiadat, dan karakteristik masing-masing wilayah kepada Kapolres.
Kapolres SBT AKBP Ricky P. Vivaldy mengatakan dirinya baru mendapat amanah untuk bertugas di Kabupaten Seram Bagian Timur. Dia berharap dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, terutama para Raja dan Jou.
"Saya memohon bimbingan, arahan, dukungan, serta nasihat dari para Raja dan Jou dalam pelaksanaan tugas," ujar Ricky.
.Ricky mengatakan SBT merupakan wilayah penugasan pertamanya di kawasan timur Indonesia. Karena itu, dia meminta para Raja tidak segan memberikan masukan maupun mengingatkan apabila terdapat hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan tugas.
Dia menilai dukungan para Raja dan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian menjaga situasi kamtibmas.
Ricky juga menyampaikan keinginannya untuk mengenal lebih dekat kondisi masyarakat, adat istiadat, karakteristik wilayah, serta berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten SBT.
"Apabila ada permasalahan yang terjadi di wilayah negeri, saya berharap dapat segera dikoordinasikan dengan pihak kepolisian agar dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama," katanya.
Kapolres SBT turut menyampaikan rencana untuk mengunjungi kediaman para Raja bersama jajaran Polres SBT. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan hubungan antara kepolisian dengan para Raja di Kabupaten SBT.
Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polres SBT, di antaranya Kabag Log Kompol Johanis Werluka, Kasat Intelkam Iptu Mothahar Solissa, dan Kasat Binmas Iptu Yohanes Samuel Tehusalaway.
Sejumlah Raja yang hadir yakni Raja Negeri Kian Darat Abdul Razak Weul Artafela, Raja Negeri Gah Abdul Latif Lausiri, Raja Negeri Ondor H. Amir Faisal Kelilauw, Raja Negeri Amarwatu Sinda Rumakway, dan Raja Negeri Uta Hasim Warat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....